
PENYANYI solo Tulus kembali menyapa pendengarnya dengan merilis single terbaru berjudul “Teh Hijau” pada 30 Juni 2026. Lagu ini menjadi karya personal yang ia tulis sendiri, baik dari segi lirik maupun melodi, dengan dukungan Yoseph Sitompul sebagai produser dan pengaransemen musik.
Lagu “Teh Hijau” memotret kondisi psikologis seseorang yang tengah berada dalam fase apatis atau kehilangan kemampuan untuk merasakan emosi yang meluap, baik itu cinta maupun kebahagiaan. Tulus menggambarkan sebuah perjalanan batin yang sunyi, di mana seseorang berusaha mencari tahu mengapa hatinya terasa beku dan tertutup bagi siapa pun.
Penggunaan simbol “teh hijau” dalam lirik ini merepresentasikan sebuah upaya pemulihan yang sederhana dan tenang. Alih-alih memaksakan diri untuk segera sembuh, lagu ini mengajak pendengar untuk berdamai dengan kekosongan yang ada. Ini adalah tentang merayakan “hampa” dan memberikan waktu bagi jiwa untuk kembali seimbang secara alami, layaknya menikmati secangkir teh yang menenangkan di tengah kemurungan.
Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang
Tak ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S’moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu
Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Aah
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun). (Spotify/Z-10)
