Mengenal Stephen Eustaquio, Pemain Keturunan Portugal yang Bawa Kanada ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Penyerang timnas Kanada Stephen Eustaquio melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Afrika Selatan di laga 32 besar Piala Dunia 2026.(X @FIFAWorldCup)

STPEHEN Eustaquio mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola Kanada. Gol tunggalnya ke gawang Afrika Selatan pada pertandingan Senin (29/6) WIB, tidak hanya memastikan kemenangan krusial, tetapi juga membawa Les Rouges melangkah lebih jauh di Piala Dunia dibandingkan edisi-edisi sebelumnya, yakni menembus babak 16 besar.

Momen bersejarah ini dirayakan dengan penuh emosi oleh keluarga Eustaquio di Toronto. Jose Eustaquio, sepupu Stephen, menyaksikan laga tersebut bersama kakak Stephen, Mauro Eustaquio, yang merupakan mantan pemain profesional dan pelatih Inter Toronto FC. Jose memuji teknik tinggi yang ditunjukkan Stephen saat mencetak gol penentu tersebut.

“Kontrol dada, penguasaan bola, dan tembakan sempurna ke sudut gawang,” ujar Jose saat menganalisis gol yang menjaga mimpi Kanada tetap hidup di turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Dedikasi untuk Orangtua dan Komunitas Imigran

Keberhasilan Stephen merupakan puncak dari dedikasi panjang keluarganya. Orangtua Stephen, Esmeralda dan Armando, berimigrasi dari kota pesisir Nazaré, Portugal, ke Leamington, Ontario, pada 1997. Armando bekerja sebagai nelayan di Danau Erie, sementara Esmeralda bekerja di pabrik pengolahan ikan demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

Meskipun lahir di Kanada, Stephen sempat pindah ke Portugal saat berusia tujuh tahun untuk mengasah bakat sepak bolanya. Ia sempat membela klub raksasa FC Porto sebelum akhirnya bergabung dengan Los Angeles FC awal tahun ini.

Pada 2019, di usia 22 tahun, Stephen memilih untuk membela timnas Kanada sebagai bentuk apresiasi atas kesempatan yang diberikan negara tersebut kepada keluarganya.

Namun, kesuksesan di lapangan hijau ini dibayangi oleh duka mendalam. Ibu Stephen, Esmeralda, meninggal dunia akibat kanker otak pada April 2023, disusul sang ayah, Armando, yang wafat setahun kemudian karena serangan jantung. Jose mengungkapkan bahwa emosi yang meluap dari Stephen setelah pertandingan adalah bentuk kerinduan kepada kedua orangtuanya.

Simbol Keberagaman Kanada

Kisah Stephen Eustaquio mencerminkan wajah timnas Kanada saat ini yang diisi oleh para pemain dari latar belakang imigran, mulai dari Nigeria, Inggris, Pantai Gading, hingga bintang utama Alphonso Davies yang lahir di kamp pengungsi Gana.

Sepak bola telah menjadi jembatan bagi komunitas imigran di Kanada untuk terhubung dengan identitas mereka sekaligus berintegrasi dengan tanah air baru mereka.

Pelatih kepala Kanada, Jesse Marsch, memberikan pujian khusus bagi Eustaquio setelah laga berakhir. Marsch sempat memasukkan Alphonso Davies di 15 menit terakhir untuk menambah daya gedor, namun Eustaquio-lah yang akhirnya menjadi pembeda.

“Dalam kelompok manusia yang luar biasa ini, mungkin Steph adalah sosok yang paling layak mendapatkan momen seperti itu,” kata Marsch. “Saya sangat bahagia untuknya, dan saya yakin dari suatu tempat, orang tuanya melihat ke bawah dan menyaksikan keberhasilan ini.”

Kemenangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda imigran di Kanada, khususnya komunitas Portugal yang berjumlah hampir setengah juta jiwa, untuk terus bermimpi melalui sepak bola. (bbc/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *