
PRESTASI gemilang di tingkat internasional kembali diraih oleh pelajar Indonesia. Tim Robotik Mulieng dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pidie, Provinsi Aceh, berhasil memboyong empat gelar juara sekaligus pada ajang 16th World Robotic Training and Competition (IRTC) yang diselenggarakan di Malaysia dan Singapura.
Kompetisi bergengsi kelas dunia ini diikuti oleh pelajar dari 10 negara di kawasan Asia, yakni Malaysia, Singapura, Indonesia, Brunei Darussalam, Jepang, Laos, Myanmar, Filipina, Tailan, dan Vietnam.
Empat gelar juara yang berhasil direbut oleh Tim Robotik MAN 1 Pidie meliputi:
- Juara I Robot Soccer
- Juara I Robot Sumo Berkaki
- Juara II Robot Sumo 1 Kilogram
- Juara II Robot Sumo 500 Gram
Tim Robotik Mulieng MAN 1 Pidie ini diperkuat oleh enam personel, yakni Muhammad Thaifuri (Ketua Tim sekaligus Kepala MAN 1 Pidie), Safri Ali (Pelatih), serta empat atlet berbakat: Askiya Humaira, Habibi Azzarrar, Muhammad Rizki, dan Ryas Juan Koddafi.
“Keberhasilan luar biasa ini berkat kerja sama tim dan dewan guru yang sudah berkontribusi jauh hari sebelum keberangkatan ke luar negeri. Ini adalah prestasi gemilang yang kami persembahkan untuk anak bangsa setanah air,” tutur Thaifuri kepada Media Indonesia, Minggu (28/6).
Thaifuri menambahkan bahwa pencapaian empat gelar juara dalam satu ajang kelas dunia merupakan hal yang luar biasa. Mengingat, lawan yang dihadapi adalah generasi terbaik dari 10 negara yang memiliki pengalaman luas di bidang pengoperasian robotik.
Ia meyakini kemenangan ini diraih berkat keteguhan, keyakinan, dan usaha maksimal dari seluruh anggota tim. “Tentunya tidak bisa dipungkiri, ini atas kehendak Yang Mahakuasa yang mengabulkan doa kami,” imbuhnya.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari Kakanwil Kemenag Aceh Haji Azhari, Kakan Kemenag Pidie Haji Samhudi, serta Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar.
Setelah kesuksesan di Malaysia, Tim Robotik Mulieng MAN 1 Pidie tidak lantas berpuas diri. Mereka kini tengah bersiap untuk bertarung di ajang yang lebih tinggi yang dijadwalkan berlangsung di Jepang dalam waktu dekat.
“Sepulang dari Malaysia, kami langsung melakukan latihan persiapan untuk menuju arena yang lebih tinggi di Jepang,” pungkas Muhammad Thaifuri. (I-2)
