
DUNIA tenis dikejutkan dengan kabar kembalinya sang legenda, Serena Williams, ke lapangan rumput hijau Wimbledon. Petenis berusia 44 tahun tersebut dipastikan mengisi slot terakhir di undian utama (main draw) tunggal putri setelah menerima fasilitas wildcard dari pihak penyelenggara.
Keputusan ini melengkapi pengumuman awal yang dirilis pada Selasa (16/6) lalu. Kembalinya Williams ke nomor tunggal menjadi momen emosional, mengingat ia sempat menyatakan diri untuk “berevolusi menjauh” dari olahraga ini setelah Amerika Serikat (AS) Terbuka 2022. Namun, keengganannya menggunakan kata “pensiun” terbukti menjadi sinyal bahwa pintu kompetisi belum sepenuhnya tertutup.
Misi Mengejar Sejarah
Motivasi utama Williams dalam comeback kali ini adalah keluarga. Ia ingin kedua putrinya, Olympia dan Adira, menyaksikannya bertanding secara langsung.
Kehadiran Williams di SW19 bukan sekadar partisipasi; ia masih membawa ambisi besar untuk menyamai rekor sepanjang masa Margaret Court dengan 24 gelar Grand Slam tunggal.
Sebelumnya, Williams telah dijadwalkan bermain di nomor ganda bersama kakaknya, Venus Williams. Namun, setelah menjalani latihan intensif di London sejak Kamis (18/6) lalu, pemilik tujuh gelar tunggal Wimbledon ini akhirnya memutuskan untuk turun di nomor tunggal.
Statistik Luar Biasa Serena Williams di Wimbledon
| Kategori | Pencapaian |
|---|---|
| Gelar Tunggal Wimbledon | 7 Kali (2002, 2003, 2009, 2010, 2012, 2015, 2016) |
| Total Gelar di Wimbledon | 14 Gelar (7 Tunggal, 6 Ganda Putri, 1 Ganda Campuran) |
| Rekor Menang-Kalah di Lapangan Rumput | 107 Menang – 16 Kalah (Rasio Kemenangan 87%) |
| Total Gelar Tunggal WTA | 73 Gelar |
| Peringkat Dunia No. 1 | 319 Minggu |
Perjalanan Menuju SW19
Persiapan Williams menuju Wimbledon tahun ini diwarnai dengan penampilan di nomor ganda. Ia sempat berpasangan dengan Victoria Mboko di Queen’s dan Karolina Muchova di Berlin. Meski hasilnya beragam, Serena menegaskan bahwa dirinya perlu bekerja keras untuk kembali ke level kompetitif nomor tunggal.
Terakhir kali Williams memenangkan pertandingan tunggal di Wimbledon adalah pada 2019, saat ia mencapai final sebelum dikalahkan Simona Halep.
Setelah mengalami cedera pada 2021 dan kekalahan tipis di putaran pertama pada 2022, banyak yang meragukan ia akan kembali. Namun, dengan status Golden Slam (memenangkan empat Grand Slam dan emas Olimpiade) yang sudah dikantonginya, Williams tetap menjadi ancaman serius bagi siapa pun lawannya.
Turnamen Wimbledon dijadwalkan dimulai pada Senin, 29 Juni 2026. Serena Williams akan mengetahui siapa lawan pertamanya dalam undian yang akan dilakukan pada Jumat (36/6) mendatang.
Kehadirannya dipastikan akan menjadi magnet utama bagi para penggemar tenis di seluruh dunia yang merindukan aksi sang “Ratu Tenis” di lapangan rumput favoritnya. (bbc/Z-1)
