
ATLET panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, kembali membuktikan taringnya di kancah internasional. Bertanding dalam seri World Climbing 2026 di Innsbruck, Austria, Putra berhasil mengamankan posisi keempat pada nomor lead putra dalam babak final yang berlangsung Senin (22/6) dini hari WIB.
Putra tampil memukau dengan mencatatkan poin 40+. Perolehan ini menempatkannya tepat di bawah posisi podium, sebuah pencapaian signifikan mengingat ketatnya persaingan di nomor lead yang selama ini didominasi oleh pemanjat-pemanjat elite dunia.
Menariknya, catatan poin Putra menyamai legenda panjat tebing asal Rep Ceko, Adam Ondra. Namun, Putra berhak atas peringkat keempat karena unggul dalam perhitungan hasil di babak sebelumnya (countback), sementara Ondra harus puas di posisi kelima.
Persaingan Sengit di Papan Atas
Perebutan medali di Innsbruck berlangsung sangat dramatis. Atlet asal Jepang, Neo Suzuki, sukses keluar sebagai juara pertama setelah meraih poin 42+. Ia ditempel ketat oleh wakil Spanyol, Alberto Gines Lopez, yang meraih poin serupa namun kalah dalam catatan waktu atau babak kualifikasi. Sementara itu, pahlawan tuan rumah Austria, Jakob Schubert, melengkapi jajaran podium di posisi ketiga dengan raihan 42 poin.
Meski belum berhasil membawa pulang medali kali ini, performa Putra Tri Ramadani menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Hasil ini memperpanjang tren positif sang atlet setelah sebelumnya ia mencetak sejarah dengan meraih medali emas pada seri World Climbing Series Praha 2026 di Rep Ceko, awal Juni lalu. (Ant/Z-1)
Hasil Final Men’s Lead World Climbing Innsbruck 2026
Berikut adalah daftar lengkap hasil babak final nomor lead putra di Innsbruck:
| Peringkat | Nama Atlet | Negara | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Neo Suzuki | Jepang | 42+ |
| 2 | Alberto Gines Lopez | Spanyol | 42+ |
| 3 | Jakob Schubert | Austria | 42 |
| 4 | Putra Tri Ramadani | Indonesia | 40+ |
| 5 | Adam Ondra | Republik Ceko | 40+ |
| 6 | Luka Potocar | Slovenia | 38+ |
| 7 | Sorato Anraku | Jepang | 37+ |
| 8 | Giovanni Placci | Italia | 32+ |
Keberhasilan Putra Tri Ramadani menembus jajaran lima besar dunia di nomor lead memberikan sinyal positif bagi perkembangan panjat tebing Indonesia yang kini mulai kompetitif tidak hanya di nomor speed, tetapi juga di nomor teknik seperti lead.
