
KAWASAN Pemerintah Kota Batam dipadati massa yang terdiri siswa, guru, hingga wali murid pada Minggu (21/6). Kehadiran mereka dalam kegiatan jalan santai dan pawai tersebut bertujuan untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah mengalami penghentian sementara.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, mengonfirmasi keikutsertaan sekitar 100 sekolah penerima manfaat MBG. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai respons atas banyaknya keluhan dari pihak sekolah dan orang tua murid sejak distribusi makanan bergizi terhenti.
“Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian aspirasi. Terkait tata kelola yang mungkin perlu perbaikan, silakan diperbaiki ke depan. Namun, program ini sangat tepat dan berguna bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujar Hendri, Minggu (21/6).
Hendri menegaskan partisipasi tersebut murni merupakan bentuk aspirasi masyarakat pendidikan yang merasakan manfaat nyata dari program MBG.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif strategis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan nutrisi di sekolah.
Salah seorang siswi kelas VIII SMP Negeri 20 Batam mengaku kehadirannya di lokasi merupakan instruksi langsung dari pihak sekolah. “Diwajibkan ikut oleh sekolah kegiatan jalan santai atau olahraga, hanya hari ini saja,” kata siswi tersebut.
Koordinator Kegiatan, Wahyu, menyatakan bahwa kepedulian bersama terhadap masa depan gizi anak-anak adalah motor utama penggerak massa. Panitia juga mengeklaim telah menyiagakan pengamanan ketat mengingat banyaknya anak-anak yang terlibat dalam pawai tersebut. (HK/I-1)
| Aspek Kegiatan | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Kawasan Pemerintah Kota Batam |
| Peserta | Siswa, Guru, Wali Murid (±100 Sekolah) |
| Tujuan | Dukungan keberlanjutan Program MBG |
