Bandara Soekarno-Hatta Gelar Khitanan Ceria InJourney Airports 2026 sebagai Kontribusi Sosial
Libur Sekolah, anak-anak di sekitar Bandara Soekarno-Hatta ikuti khitanan masal.(MI/Sumantri)

MEMASUKI masa libur sekolah tahun 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program “Khitanan Ceria Bersama InJourney Airports”. Sebanyak 200 anak yang berasal dari 20 kelurahan dan desa di lima kecamatan sekitar bandara mengikuti khitanan massal gratis yang dipusatkan di Gedung 600 Perkantoran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (21/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah penyangga bandara. General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menegaskan bahwa sebagai gerbang utama transportasi udara di Indonesia, bandara memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi pada kesejahteraan warga sekitar.

Dukungan Kesehatan dan Pembangunan SDM

Program khitanan massal ini bukan sekadar aksi sosial sesaat, melainkan agenda rutin tahunan yang telah berjalan sejak 2024. Heru menjelaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.

“Keberadaan bandara harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung. Kami hadir untuk memberikan kontribusi positif, terutama dalam mendukung akses layanan kesehatan dan penguatan pembangunan sumber daya manusia,” ujar Heru Karyadi.

Para peserta khitanan tidak hanya mendapatkan layanan medis secara cuma-cuma, tetapi juga membawa pulang paket lengkap yang terdiri dari:

  • Perlengkapan ibadah (baju koko, sarung, dan peci).
  • Celana khusus khitan dan makanan ringan.
  • Hadiah spesial berupa mainan remote control.
  • Uang saku dan makan siang.

Penyaluran Bantuan TJSL Senilai Rp166,18 Juta

Selain khitanan massal, manajemen Bandara Soekarno-Hatta juga menyerahkan bantuan TJSL secara simbolis kepada beberapa penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp166,18 juta. Bantuan ini difokuskan pada perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik, antara lain:







Penerima Manfaat Jenis Bantuan Nilai Bantuan
SMP Negeri 2 Kosambi Pembangunan saluran air (penanganan banjir) Rp66,3 Juta
Masjid Al Muhajirin Batujaya Pembangunan fasilitas toilet Rp58,58 Juta
Yayasan Satu Benih Tenjo Perlengkapan makan anak yatim Rp41,3 Juta

Edukasi Keselamatan Penerbangan

Di sela-sela kegiatan sosial tersebut, pihak otoritas bandara juga memberikan edukasi penting mengenai keselamatan penerbangan. Heru Karyadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan operasional bandara.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar kawasan bandara, seperti:

  1. Bermain layang-layang di jalur lintasan pesawat.
  2. Menerbangkan drone tanpa izin resmi dari otoritas terkait.
  3. Aktivitas lain yang dapat mengganggu navigasi atau membahayakan keselamatan penumpang.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang harmonis antara kemajuan industri penerbangan dan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (SM/I-1)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *