Mahasiswa Demo Mentan Amran, Bawa Pulang Hand Tractor untuk Petani Kampung Halaman
Bantuan Alsintan berupa hand tractor dari Kementan tiba di Desa Molosipat Utara, Gorontalo, Minggu (21/6/2026) dini hari.(MI/HO)

KOMITMEN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam merespons cepat keluhan petani kembali terbukti. Hanya dalam hitungan jam setelah menerima aspirasi dari seorang mahasiswa, bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit hand tractor langsung tiba di lokasi tujuan pada Minggu (21/6/2026) dini hari.

Aksi nyata ini bermula dari keberanian Husna Rupu, mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang menginterupsi Mentan Amran menggunakan pengeras suara (toa) saat sesi dialog di Gorontalo. Husna menyuarakan kesulitan petani sawah di kampung halamannya, Desa Molosipat Utara, yang sangat membutuhkan dukungan alat modern untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Mendengar aspirasi tersebut, Mentan Amran langsung memerintahkan jajarannya di Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo untuk mengirimkan bantuan saat itu juga tanpa menunda.

Gerak Cepat Menembus Waktu

Meskipun perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 6 jam, tim Kementan memastikan amanah tersebut sampai ke tangan yang tepat. Bantuan tiba di Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, tepat pada pukul 02.00 WITA.

Detail Pengiriman Bantuan:









Komponen Keterangan
Jenis Bantuan 1 Unit Hand Tractor
Lokasi Tujuan Desa Molosipat Utara, Kec. Popayato Barat, Kab. Pohuwato
Waktu Tiba Minggu, 21 Juni 2026, Pukul 02.00 WITA
Penyampai Aspirasi Husna Rupu (Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo)
Pelaksana Tugas Balai Besar BRMP Gorontalo

Apresiasi dari Petani dan Mahasiswa

Husna Rupu mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas respons kilat sang Menteri. Ia mengaku hanya ingin menjadi jembatan bagi para petani yang selama ini kesulitan mengolah lahan secara manual.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah memberikan bantuan langsung kepada petani sawah di Desa Molosipat. Bantuan ini akan saya serahkan langsung kepada Ketua Gapoktan,” ujar Husna saat mendampingi kedatangan alat tersebut.

Senada dengan Husna, Ketua Gapoktan Molosipat juga menyampaikan apresiasi tinggi.

Menurutnya, keberanian mahasiswa dalam menyuarakan kebutuhan rakyat di lapangan telah membuahkan hasil nyata yang sangat bermanfaat bagi keberlanjutan pertanian di wilayah Popayato Barat.

Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo, Adi Praptono, menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan instruksi tegas dari Mentan Amran.

“Mudah-mudahan ini dapat memberikan manfaat bagi petani dan mendorong kemajuan pertanian, khususnya di Molosipat Utara,” pungkasnya.

Peristiwa ini menegaskan pesan Mentan Amran bahwa idealisme mahasiswa harus mampu menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat. Dari ruang diskusi hingga ke tengah sawah di dini hari, hand tractor tersebut kini menjadi simbol sinergi antara suara pemuda dan tindakan nyata pemerintah. (RO/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *