Relawan DIY Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Kawal Tata Kelola
Aliansi Relawan Peduli Bangsa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah.(MI/HO)

ALIANSI Relawan Peduli Bangsa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah. Dukungan ini didasari pada pandangan bahwa program tersebut tidak hanya menjadi solusi bagi peningkatan kualitas gizi generasi muda, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam sebuah aksi yang digelar di Yogyakarta pada Jumat (19/6). Dalam kesempatan itu, para relawan menekankan pentingnya partisipasi publik untuk mengawal pelaksanaan MBG agar tetap berada pada koridor yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Investasi Jangka Panjang dan Efek Berganda

Koordinator Lapangan Aksi, Raihan Evan, menegaskan bahwa MBG adalah bentuk investasi strategis bagi masa depan bangsa. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Program ini sangat krusial. Namun, manfaatnya tidak berhenti pada penerima makanan saja. Ada multiplier effect atau efek berganda bagi perekonomian daerah,” ujar Evan. Ia menjelaskan bahwa rantai pasok program ini melibatkan berbagai sektor mulai dari petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.

Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG)








Aspek Manfaat Utama
Kualitas SDM Peningkatan gizi anak, kecerdasan, dan produktivitas nasional.
Ekonomi Lokal Pemberdayaan petani, nelayan, peternak, dan UMKM dalam rantai pasok.
Sosial Penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Tata Kelola Mendorong transparansi dan budaya antikorupsi di pemerintahan.

Manfaat Nyata bagi Ekonomi Keluarga

Dampak ekonomi dari program ini bukan sekadar teori. Septi Kurnarni, seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak yang turut serta dalam aksi, mengaku merasakan manfaat langsung. Ia kini mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja di dapur MBG.

“Ekonomi keluarga saya sangat terbantu. Dengan bekerja di dapur MBG, saya memiliki penghasilan tetap untuk menghidupi anak-anak,” ungkap Septi. Hal senada disampaikan oleh Nani Rachman, relawan lainnya yang merasa program ini memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat kecil sambil tetap berkontribusi pada pemenuhan gizi anak-anak.

Komitmen Antikorupsi dan Persatuan

Selain fokus pada aspek gizi dan ekonomi, Aliansi Relawan Peduli Bangsa DIY juga menyelipkan pesan kuat mengenai integritas. Mereka mendesak penguatan budaya antikorupsi dalam setiap tahapan program pemerintah. Evan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap segala bentuk penyelewengan agar proses hukum berjalan adil dan independen.

Di akhir pernyataannya, aliansi ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dan persatuan di tengah dinamika sosial-politik yang ada. Perbedaan pandangan dalam demokrasi dinilai sebagai energi positif selama tujuannya adalah untuk kemajuan bangsa yang berdaulat.

“Harapannya, pembangunan Indonesia berjalan semakin baik, penegakan hukum berkeadilan, dan kesejahteraan rakyat terus meningkat,” pungkas Evan. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *