
FEDERASI Wushu Internasional (IWUF) memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan olahraga wushu di Indonesia. Dukungan ini menjadi kehormatan sekaligus pemacu bagi Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor perwasitan dan penjurian.
Hanya berselang kurang dari sepekan setelah dikukuhkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, PB WI periode 2026-2030 langsung bergerak cepat. Mereka menyelenggarakan Penataran Wasit dan Juri Wushu Indonesia yang berlangsung pada 17-21 Juni 2026 di Hotel Aloft, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih, hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Airlangga menekankan bahwa penataran ini memiliki nilai strategis karena melibatkan empat pakar terbaik dari Tiongkok yang ditunjuk langsung oleh IWUF.
“Perhatian dari IWUF ini merupakan suatu kehormatan bagi wushu Indonesia. Ini adalah bentuk pengakuan besar terhadap perkembangan prestasi kita di mata dunia,” ujar Airlangga dalam keterangannya, dikutip Kamis (18/6/2026).
Meningkatkan Profesionalisme dan Integritas
Pelatihan ini diikuti oleh 106 peserta yang berasal dari 17 Pengurus Provinsi (Pengprov) WI di seluruh Indonesia. Fokus utama kegiatan bukan hanya pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pendalaman regulasi pertandingan terbaru guna menjaga objektivitas di lapangan.
Airlangga menambahkan bahwa kualitas SDM Indonesia kini telah diakui di level benua. Hal ini dibuktikan dengan penunjukan empat wasit internasional asal Indonesia oleh Federasi Wushu Asia (WFA) untuk bertugas sebagai International Technical Officer pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang.
Sebagai langkah persiapan, keempat wasit tersebut dijadwalkan bertolak ke Tiongkok pada 4 Juli 2026 untuk mengikuti judges training lanjutan.
| Nama Wasit/Juri | Jabatan/Kategori |
|---|---|
| Iwan Kwok | Wakil Dewan Juri |
| Novita | Wakil Ketua Juri Sanda |
| Vania Rosalin Irmanto | Juri Kategori Taolu |
| Wardrod Wilson Sibarani | Juri Kategori Sanda |
Regenerasi dan Peran Mantan Atlet
Wakil Ketua Umum PB WI, Iwan Kwok, menjelaskan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan keterwakilan wasit terbanyak di Asian Games mendatang dari total 20 negara yang terlibat. Ia menegaskan bahwa penunjukan ini bersifat penugasan khusus dari WFA, bukan sekadar pengiriman delegasi dari Indonesia.
Dalam upaya regenerasi, PB WI memprioritaskan mantan atlet untuk beralih profesi menjadi pengadil lapangan. Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam penataran kali ini adalah mantan atlet andalan nasional, Edgar Xavier Marvelo.
“Saya sudah pensiun sebagai atlet. Sekarang, saya ingin memulai langkah baru dan meniti karier sebagai wasit atau juri untuk tetap berkontribusi bagi wushu Indonesia,” ungkap Edgar.
- Total Peserta: 106 Orang
- Kategori Taolu: 66 Peserta
- Kategori Sanda: 40 Peserta
- Instruktur: 4 Pakar IWUF (Liu Zhigang, Gao Chunian, Chen Guo An, Liang Ya Dong)
Dengan sinergi antara dukungan internasional dan komitmen pengurus baru, PB WI optimistis standar penjurian wushu di tanah air akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level dunia. (Z-1)
