Tahun Baru Islam atau 1 Suro, Warga Berebut Hasil Bumi dan Larung Sesaji di Sungai Kalimas
Ilustrasi(MI/HERY SUSETYO)

RATUSAN warga Desa Bogempinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo, menggelar tradisi Suroan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Suro, Selasa (16/6). Dalam acara tersebut warga berebut gunungan hasil bumi dan melakukan larung sesaji di Sungai Kalimas.

Tradisi tahunan ini diawali dengan arak-arakan gunungan tempe, sayuran, dan buah-buahan dari pendopo desa menuju bantaran Sungai Kalimas. Setibanya di lokasi, ratusan warga langsung berebut isi gunungan karena meyakini hasil bumi tersebut dapat mendatangkan berkah dan rezeki melimpah. Selain berebut gunungan, prosesi dilanjutkan dengan melarung sesaji ke Sungai Kalimas. 

“Warga percaya hasil bumi yang diperebutkan ini membawa berkah. Saya dapat kacang panjang dan beberapa sayuran lainnya,” kata salah satu warga setempat, Ellen.

Kepala Desa Bogempinggir, Sutikno, menjelaskan, ritual ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama demi keselamatan warga.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi seluruh warga Desa Bogempinggir,” kata Sutikno.

Sutikno menambahkan, tradisi Suro’an ini rutin digelar setiap awal bulan Muharam. Selain sebagai upaya melestarikan kearifan lokal, agenda tahunan ini juga difungsikan sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan dan gotong royong antarwarga desa. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *