
MIMISAN saat flu atau pilek merupakan kondisi yang umum terjadi dan sering kali dikategorikan sebagai hal yang normal. Kondisi ini biasanya dipicu oleh iritasi pada lapisan dalam hidung yang menjadi lebih sensitif, kering, dan rentan pecah saat tubuh sedang terinfeksi virus flu.
Beberapa faktor utama yang menyebabkan pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah saat flu antara lain:
- Hidung tersumbat atau iritasi kronis pada mukosa hidung.
- Frekuensi bersin yang tinggi.
- Kebiasaan mengorek hidung.
- Membuang ingus (menghidup) terlalu keras.
- Kondisi lapisan dalam hidung yang kering akibat udara atau dehidrasi.
Jika Anda mengalami mimisan, lakukan langkah-langkah penanganan berikut secara mandiri:
- Duduk Tegak: Jangan berbaring agar tekanan pembuluh darah di hidung berkurang.
- Condongkan Badan ke Depan: Hal ini penting untuk mencegah darah tertelan atau masuk ke saluran pernapasan.
- Pencet Bagian Lunak Hidung: Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menjepit hidung selama 10–15 menit tanpa dilepas.
- Bernapas Lewat Mulut: Selama hidung ditekan, pastikan Anda tetap bernapas dengan tenang melalui mulut.
- Hindari Mendongak: Posisi mendongak justru berisiko mengalirkan darah ke tenggorokan.
Setelah perdarahan berhenti, hindari membuang ingus terlalu keras atau mengorek hidung selama beberapa jam untuk mencegah perdarahan berulang.
Kapan Harus ke Dokter atau IGD?
Segera cari bantuan medis jika terjadi kondisi berikut:
- Darah tidak berhenti mengalir setelah 20–30 menit ditekan.
- Volume darah yang keluar sangat banyak.
- Disertai rasa pusing, lemas, atau tampak pucat.
- Mimisan terjadi setelah adanya benturan keras pada kepala atau wajah.
- Sedang dalam pengobatan menggunakan obat pengencer darah.
- Mimisan terjadi lebih dari satu kali dalam seminggu meskipun mudah berhenti.
Tips Pencegahan
Untuk mencegah mimisan saat flu, pastikan Anda membuang ingus secara perlahan, menjaga hidrasi tubuh dengan minum air yang cukup, serta menggunakan semprotan saline (air garam) untuk menjaga kelembapan hidung. Penggunaan alat pelembap udara (humidifier) juga sangat disarankan jika ruangan terasa kering. (Mayo Clinic/Z-10)
