Hadapi Puncak Kemarau Kalsel Bentuk Satgas Karhutla
Ilustrasi(Antara)

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan dan penindakan praktik ilegal, yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut. BMKG Stasiun Kalimantan Selatan memprediksi puncak musim kemarau akan berlangsung Agustus-September mendatang.

Saat ini meski sudah memasuki kemarau hujan sesekali masih turun di sejumlah wilayah Kalsel. Berdasarkan laporan BMKG, Kalimantan Selatan masih dalam masa transisi menuju musim kemarau. Curah hujan diprediksi terus menurun selama Juni pada kriteria menengah hingga Agustus pada kriteria Rendah. 

Iklim akan dipengaruhi El Nino yang terjadi di Samudera Pasifik. Sedangkan puncak musim kemarau diprediksi pada Agustus hingga September 2026, sehingga perlu kesiapsiagaan terhadap risiko kekeringan dan potensi Karhutla. 

“Kemarin kita telah menggelar Rakor pembentukan Satgas Karhutla yang dipimpin langsung Gubernur. Melihat kondisi cuaca yang semakin panas, kesiapsiagaan dan antisipasi karhutla telah kita lakukan di semua wilayah khususnya daerah rawan karhutla,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Roni Eka Saputra, Minggu (14/6).

Rencana pembentukan Satgas Karhutla terpadu ini tidak hanya untuk penanganan kejadian kebakaran di lapangan, tetapi juga terkait penindakan praktik ilegal baik dilakukan korporasi maupun individu  yang menyebabkan terjadinya karhutla. Kalsel merupakan daerah yang rawan kekeringan dan karhutla saat kemarau. 

Diakuinya, titik panas terpantau di sejumlah wilayah, dengan beberapa kali terjadi kejadian karhutla, meski dalam intensitas terbatas. Lebih jauh dikatakan Roni, dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan personil kebencanaan dan peralatan, Sabtu (13/6) digelar kompetisi berskala besar yang melibatkan ratusan tim relawan pemadam kebakaran atau Badan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Kalimantan Selatan.

Ajang yang disebut Buser Cup 690 diselenggarakan di Martapura, Kabupaten Banjar. Ajang ini melombakan adu ketangkasan, kecepatan, dan kekompakan tim dalam menangani darurat bencana kebakaran. (Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *