
KLUB kontestan Super League, PSIM Yogyakarta, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan gelandang asing mereka, Donny Warmerdam, pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berkebangsaan Belanda tersebut dipastikan akan kembali ke tanah kelahirannya untuk memperkuat klub kasta kedua Liga Belanda, De Graafschap.
Keputusan ini dikonfirmasi melalui laman resmi klub pada Sabtu (13/6). General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny, mengungkapkan bahwa perjalanan Warmerdam bersama Laskar Mataram tidak berjalan mulus akibat kendala kebugaran yang serius.
“Musim ini tidak mudah baginya karena harus melewati masa pemulihan cedera yang cukup panjang, sejak awal kompetisi resmi dimulai,” ujar Steven Sunny dalam keterangan resminya.
Dihantam Cedera Parah
Donny Warmerdam bergabung dengan PSIM Yogyakarta pada putaran awal kompetisi Super League 2025/2026. Namun, pemain kelahiran 2 Januari 2002 ini harus menepi cukup lama akibat cedera kaki fracture weber yang menimpanya tepat saat kompetisi baru dimulai.
Akibat cedera tersebut, Warmerdam baru bisa mencatatkan debut dan tampil reguler pada paruh kedua kompetisi. Secara total, ia hanya mengemas 11 pertandingan bersama PSIM Yogyakarta musim ini.
| Statistik & Profil | Detail |
|---|---|
| Nama Lengkap | Donny Warmerdam |
| Klub Tujuan | De Graafschap (Belanda) |
| Jumlah Penampilan | 11 Pertandingan |
| Cedera Utama | Fracture Weber (Kaki) |
Pesan Perpisahan untuk Penggemar
Meski singkat dan diwarnai cedera, Warmerdam mengaku memiliki kesan mendalam selama berkarier di Indonesia. Ia menyoroti atmosfer luar biasa yang diberikan oleh para pendukung PSIM di Stadion Mandala Krida maupun saat laga tandang.
“Penampilan perdanaku, laga comeback melawan Bali. Saat itulah pertama kalinya aku merasakan atmosfer di stadion. Selain itu, laga tandang melawan Persib juga sangat seru,” kenang Warmerdam.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada manajemen dan seluruh elemen tim atas dukungan selama masa pemulihan.
“Semusim di PSIM, aku benar-benar menikmati waktuku di sana. Seandainya saja aku bisa bermain lebih banyak, karena dukungan dari para penggemar sungguh luar biasa,” pungkasnya.
Kepergian Warmerdam membuka slot pemain asing bagi PSIM Yogyakarta untuk memperkuat skuad dalam menghadapi musim kompetisi mendatang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Ant/Z-1)
