
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang memberikan panggung bagi para pemain muda dalam laga FIFA Match Day melawan Oman. Pada laga Indonesia vs Oman yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6), skuad Garuda sukses meraih kemenangan telak 3-0. Erick menilai keputusan Herdman memainkan talenta muda menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola nasional.
“Saya terus terang, respek kepada coach John yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda. Sebelumnya ada Dony (Tri Pamungkas), sekarang Matthew Baker juga dimainkan,” ujar Erick Thohir kepada awak media pascalaga di SUGBK.
Rekor Matthew Baker dan Regenerasi Skuad
Dalam laga tersebut, John Herdman memasukkan tiga pemain muda sebagai tenaga baru di babak kedua, yakni Dony Tri Pamungkas (21), Matthew Baker (17), dan Mauro Zijlstra (21). Penampilan Matthew Baker menjadi sorotan khusus karena ia berhasil mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang pernah tampil bersama tim nasional senior Indonesia.
Erick menekankan bahwa langkah ini sangat krusial untuk menjaga kesinambungan regenerasi tim agar tetap kompetitif dalam jangka panjang. Menurutnya, perpaduan antara pemain senior yang berpengalaman dengan pemain muda yang energik akan menciptakan keseimbangan skuad yang ideal.
“Mudah-mudahan regenerasi pemain terus berlanjut dari U-19, bahkan dari yang lebih muda ke pemain senior,” tambah Erick.
Akhiri Penantian 38 Tahun
Kemenangan 3-0 atas Oman ini tidak hanya sekadar hasil uji coba, tetapi juga menjadi catatan sejarah penting. Indonesia akhirnya berhasil memutus rekor buruk tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun, sejak pertemuan terakhir di King’s Cup 1988.
Tiga gol kemenangan skuad Garuda masing-masing dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Dominasi permainan yang ditunjukkan tuan rumah sejak awal laga membuktikan bahwa strategi Herdman berjalan efektif.
Erick Thohir berharap tren positif ini dapat berlanjut pada laga kedua FIFA Match Day melawan Mozambik yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (9/6). Kemenangan di laga berikutnya diharapkan mampu mendongkrak posisi Indonesia di peringkat FIFA, yang saat ini berada di urutan ke-122 dunia.
“Menit bermain di level internasional akan mempercepat perkembangan pemain muda, terutama dalam hal mental dan pengambilan keputusan di bawah tekanan pertandingan besar,” pungkasnya.
