Pancasila Youth Fest 2026: Mencetak Pemimpin Berkarakter Melalui Budaya
Pancasila Youth Fest 2026.(MI/HO)

DI tengah arus globalisasi dan transformasi digital yang kian masif, tantangan generasi muda kini melampaui sekadar pencapaian akademik. Integritas, karakter, dan kemampuan beradaptasi menjadi instrumen krusial dalam mencetak pemimpin masa depan yang tangguh. Menjawab tantangan tersebut, IPMI International Business School bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menggelar Pancasila Youth Fest 2026.

Mengusung tema “In One Rhythm, We Rise”, festival ini menjadi oase bagi pengembangan kompetensi kepemimpinan yang menyeimbangkan aspek intelektual dengan kesadaran kebangsaan. Rangkaian program yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 ini berhasil menarik partisipasi aktif lebih dari 500 pelajar SMA dan mahasiswa dari wilayah Jabodetabek.

Investasi Karakter melalui Derap Kebangsaan

Salah satu pilar utama festival ini adalah forum Derap Kebangsaan yang digelar pada 16 Mei 2026. Forum ini dirancang sebagai wadah investasi karakter bagi calon pemimpin bangsa. Rektor IPMI, Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa pendidikan formal harus berjalan beriringan dengan penguatan jati diri nasional.

“IPMI berkomitmen membentuk pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas nasional yang kuat,” ujar Prof. Aman dalam sambutannya.

Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan oleh para tokoh nasional dalam forum tersebut:








Tokoh Pesan Utama Kepemimpinan
Dr. Rima Agristina (Wakil Kepala BPIP RI) Pentingnya karakter, integritas, dan etika dalam memimpin.
Agnes Aditya Rahajeng (Puteri Indonesia 2026) Pengaruh positif harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.
Prof. Dr. Henry Eryanto (Guru Besar UNJ) Disiplin sejati lahir dari keberanian melakukan hal-hal yang tidak nyaman.
Prof. Dr. Roy Darmawan Persatuan adalah pilihan sadar yang harus diambil di tengah keberagaman.

Selain sesi diskusi, peserta juga mengeksplorasi lima Thematic Experience Rooms yang mencakup Leadership Corner, Women Empowerment, SDGs Corner, Investment Gallery, dan InnoHub untuk mendapatkan wawasan praktis mengenai inovasi dan keberlanjutan.

Seni sebagai Medium Kepemimpinan

Pancasila Youth Fest 2026 membuktikan bahwa kepemimpinan tidak hanya dipelajari melalui teori di dalam kelas. Melalui Ratoh Jaroe Dance Competition yang menjadi puncak acara pada 30 Mei 2026, nilai-nilai kolaborasi dan kedisiplinan diimplementasikan melalui ekspresi budaya.

Kompetisi yang diikuti oleh pelajar putri SMA se-Jabodetabek ini dinilai langsung oleh panel ahli, termasuk maestro tari dan akademisi seni. Melalui gerak tari yang harmonis, para peserta belajar mengenai pentingnya kerja sama tim dan sinkronisasi—elemen vital dalam sebuah kepemimpinan.

Ringkasan Pelaksanaan Pancasila Youth Fest 2026:

  • Penyelenggara: IPMI International Business School & BPIP RI.
  • Waktu Pelaksanaan: Februari – Mei 2026.
  • Total Peserta: >500 Pelajar & Mahasiswa Jabodetabek.
  • Mitra Strategis: Yayasan Puteri Indonesia, IKJ, DoE Intaward Indonesia.

Membangun Fondasi Masa Depan

Keberhasilan acara ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan dapat diadaptasi oleh generasi Z dan Alpha melalui pendekatan yang kreatif. Kolaborasi strategis dengan berbagai mitra menciptakan ekosistem pembelajaran holistik yang menggabungkan inovasi, budaya, dan karakter.

Pada akhirnya, pemimpin masa depan Indonesia tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi dari sejauh mana mereka memiliki empati dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Pancasila Youth Fest 2026 telah meletakkan fondasi penting tersebut bagi generasi emas Indonesia. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *