Larangan Air Zamzam di Koper: Kemenhaj Ingatkan Risiko Bongkar Paksa
Petugas mengumpulkan air zamzam berbagai kemasan yang disimpan di dalam koper bagasi jamaah haji Indonesia setelah dipindai dengan mesin x-ray di salah satu lokasi penyortiran di Makkah, Arab Saudi,(ANTARA FOTO/Andika Wahyu/tom)

JEMAAH haji asal Indonesia diperingatkan untuk tak membawa air zamzam ke koper bagasi ataupun kabin. Itu disampaikan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menegaskan larangan membawa air zamzam di koper bagasi atau kabin bukan sekadar imbauan, melainkan regulasi penerbangan internasional yang wajib dipatuhi demi keselamatan dan kelancaran prosedur bandara.

Peringatan Penting: Petugas bandara memiliki otoritas untuk membuka paksa koper jamaah yang terdeteksi membawa air zamzam melalui pemindaian X-ray. Hal ini dapat menghambat proses pemeriksaan bagasi secara keseluruhan.

Jatah 5 Liter di Debarkasi

Maria meminta jamaah tidak perlu khawatir atau merasa perlu membawa air zamzam secara mandiri dari Arab Saudi. Pemerintah telah menjamin ketersediaan air suci tersebut bagi setiap jamaah saat tiba di Indonesia.

“Air zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi. Setiap anggota jamaah haji Indonesia akan menerima satu galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing setelah tiba di tanah air,” ujar Maria di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Update Pemulangan 17 Kloter

Berdasarkan data terkini, fase kepulangan telah dimulai sejak Senin (1/6) dengan total 17 kloter awal yang diterbangkan secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Kemenhaj mengapresiasi tingkat kedisiplinan jamaah Indonesia selama proses ibadah di Tanah Suci.

Selain soal air zamzam, jamaah juga diminta memperhatikan dokumen-dokumen krusial sebelum menuju bandara. “Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, serta dokumen penting lainnya tersimpan di tempat yang mudah dijangkau,” tambah Maria.







Hal yang Harus Diperhatikan Instruksi Petugas
Air Zamzam Dilarang di koper; diambil di debarkasi (5L).
Dokumen Paspor dan ID Card harus selalu di tas tenteng.
Barang Bawaan Patuhi batas berat maksimal maskapai.

Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat mengikuti jadwal pergerakan yang telah ditetapkan oleh petugas di hotel masing-masing guna menghindari penumpukan di bandara. (Ant/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *