
DIREKTUR Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menekankan petugas tengah melakukan pendataan korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Terkait langkah jangka panjang, pemerintah membuka peluang soal relokasi.
“Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi warga masyarakat, termasuk kemungkinan-kemungkinan kalau masyarakat ingin relokasi di tempat hunian yang lebih aman,” kata Safrizal, Selasa (2/6).
165 Personel Damkar
Kebakaran di Kemayoran diduga dipicu oleh korsleting listrik ini terjadi pada Senin (1/6) malam sekitar pukul 20.55 WIB. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel untuk memadamkan api. Meski terdapat beberapa warga yang dilarikan ke rumah sakit akibat sesak napas dan luka ringan, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut.
Ratusan Warga Terdampak
Sementara itu, Suku Dinas Sosial Kota Jakarta Pusat menyalurkan bantuan logistik bagi ratusan warga yang terdampak kebakaran di Kemayoran.
Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat, Agus Aprianto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendistribusikan sedikitnya 1.000 boks makanan siap saji sesaat setelah api berhasil dikendalikan.
“Kami sudah mendistribusikan logistik berupa makanan siap saji. Untuk pagi ini kami juga mempersiapkan logistik tambahan dan ada juga bantuan dari BAZNAS DKI,” ujar Agus di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dapur Lapangan dan Tenda Darurat
Selain bantuan pangan, koordinasi lintas sektoral dilakukan untuk memastikan kenyamanan warga di lokasi pengungsian. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E. P Hutagalung menyatakan telah menggandeng Sat Brimob Polda Metro Jaya untuk mendirikan dapur lapangan untuk korban kebakaran di Kemayoran.
“Sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya dan akan disediakan dapur lapangan sejak dini hari. Pagi ini dapur lapangan sudah disiapkan untuk membantu kebutuhan warga,” kata Reynold. Pihak kepolisian juga telah mendirikan tenda pengungsian di kawasan Kebon Kosong sebagai tempat penampungan sementara.
- Estimasi Rumah Terdampak: 250 Unit
- Estimasi Keluarga Terdampak: 330 KK
- Lokasi Pengungsian Utama: Lapangan Jusuf Hamka, Jl. Benyamin Suaeb
- Wilayah Terdampak: RW 04 (RT 12-16) dan RW 05 (RT 01-03)
