Komitmen Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja dan Dorong Kewirausahaan Lokal
Salah satu aktivitas sosial Mixue yaitu menyalurkan bantuan ke panti asuhan.(Dok.Istimewa)

JARINGAN minuman dan es krim Mixue menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan kewirausahaan lokal, serta penguatan ekosistem usaha di berbagai daerah.

Seiring ekspansi bisnis yang terus berlangsung, perusahaan menyatakan kehadirannya tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga pada pemberian manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui skema kemitraan waralaba yang memungkinkan masyarakat membuka usaha dengan dukungan sistem bisnis yang telah terintegrasi.

Head of Public Relations Southeast Asia Region Mixue, Alexs, mengatakan model kemitraan yang dikembangkan perusahaan dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat yang ingin memulai usaha secara mandiri.

“Mixue akan terus berkomitmen untuk berkembang secara berkelanjutan di Indonesia dengan berlandaskan fondasi yang telah dibangun selama ini. Dalam menjalankan bisnis, kami selalu mematuhi peraturan yang berlaku, memenuhi standar halal, serta terus melakukan penyesuaian produk agar sesuai dengan selera masyarakat lokal,” kata Alexs dalam keterangannya, Senin (1/6).

Menurut perusahaan, hingga saat ini lebih dari 1.400 masyarakat Indonesia telah membuka gerai Mixue melalui program kemitraan tersebut. Kehadiran para mitra dinilai turut mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil di berbagai wilayah sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk menjadi pelaku usaha.

SERAPAN TENAGA KERJA

Selain mendorong kewirausahaan, jaringan gerai Mixue juga disebut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Saat ini perusahaan mengklaim telah menyediakan sekitar 12.800 lapangan pekerjaan secara langsung di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 96% tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal.

Perusahaan menilai keberadaan gerai-gerai tersebut membuka peluang kerja bagi berbagai kalangan, terutama generasi muda yang membutuhkan akses terhadap pekerjaan formal dan sumber pendapatan yang stabil.

Dampak ekonomi juga dirasakan melalui rantai pasok yang melibatkan berbagai sektor pendukung. Aktivitas bisnis Mixue disebut turut mendorong permintaan di sektor logistik, konstruksi dan renovasi gerai, pengolahan bahan baku, hingga industri kemasan dan material operasional.

Berdasarkan data perusahaan, aktivitas rantai pasok tersebut secara tidak langsung mendukung lebih dari 20.000 lapangan pekerjaan tambahan yang tersebar di berbagai sektor ekonomi terkait.

Alexs mengatakan perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang di Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus mendukung para mitra franchise lokal dalam mengembangkan usaha mereka, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri terkait. Partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya lokal juga menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat dan komunitas setempat,” ucap dia.

PROGRAM SOSIAL

Tidak hanya di bidang ekonomi, Mixue juga menjalankan berbagai program sosial yang menyasar masyarakat sekitar. Pada momentum Idulfitri, perusahaan secara rutin menggelar kegiatan berbagi dan jamuan kebersamaan dengan warga. Perusahaan juga menyalurkan bantuan kepada panti asuhan dan lembaga kesejahteraan anak melalui berbagai kegiatan sosial.

Dalam situasi bencana dan keadaan darurat, perusahaan turut terlibat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. Sementara di bidang lingkungan, Mixue mengaku terus mendorong praktik operasional yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui pengurangan penggunaan plastik di jaringan gerainya.

Sejumlah pengamat menilai keberhasilan ekspansi Mixue di Indonesia menunjukkan bahwa perusahaan global dapat berkembang dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari ekosistem bisnisnya. Selain menciptakan lapangan kerja, model tersebut dinilai mampu memperluas peluang usaha dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas di tingkat daerah.

“Kami berharap dapat terus tumbuh bersama Indonesia dalam jangka panjang, menjadi merek minuman yang dipercaya dan dicintai masyarakat, serta melangkah maju bersama para mitra lokal untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia,” sebut Alexs. (E-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *