Meksiko vs Australia: El Tri Menang Tipis di Rose Bowl
Bek timnas Meksiko Johan Vasquez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Australia di laga persahabatan.(AFP/Frederic J. Brown)

TUAN rumah Piala Dunia 2026, Meksiko, memetik modal berharga dalam persiapan mereka menuju turnamen akbar tersebut. Bertanding di hadapan 78.479 penonton yang memadati Stadion Rose Bowl, Minggu (31/5), skuad asuhan Javier Aguirre sukses menundukkan Australia dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan El Tri dicetak oleh bek Johan Vasquez pada menit ke-28. Memanfaatkan umpan sepak pojok dari Alexis Vega, Vasquez memenangi duel udara melawan Aiden O’Neill dan melepaskan sundulan tajam yang sempat membentur tiang kiri sebelum bersarang di gawang Mat Ryan.

Dominasi Meksiko dan Eksperimen Aguirre

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, melakukan perombakan besar dengan membuat sembilan perubahan dibandingkan starting eleven saat mengalahkan Ghana 2-0 pekan lalu.

Meski tampil dengan banyak pemain pelapis, Meksiko mendominasi babak pertama. Selain gol Vasquez, Alexis Vega nyaris mencetak gol jika sundulan jarak dekatnya tidak ditepis secara gemilang oleh Mat Ryan.

Australia sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama. Kesalahan koordinasi di lini pertahanan Meksiko membuat kiper Raul Rangel keluar dari sarangnya, namun sapuan bola yang buruk justru jatuh ke kaki Mohamed Toure. Beruntung bagi Meksiko, tendangan voli Toure ke gawang yang sudah kosong justru melenceng tipis.

Statistik Kunci Pertandingan:







Skor Akhir Meksiko 1 – 0 Australia
Pencetak Gol Johan Vasquez (28′)
Venue Rose Bowl, Pasadena, AS
Penonton 78.479 orang

Kembalinya Harry Souttar dan Debut yang Tertunda

Di kubu Australia, pelatih Tony Popovic memberikan kesempatan tampil bagi Harry Souttar. Bek jangkung tersebut melakoni laga internasional pertamanya sejak 2024 setelah pulih dari cedera Achilles yang panjang. Namun, penyerang muda Cristian Volpato yang baru saja beralih kewarganegaraan dari Italia belum mendapatkan kesempatan debutnya di laga ini.

Memasuki babak kedua, Aguirre memasukkan kiper veteran berusia 40 tahun, Guillermo Ochoa, serta talenta muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora. Australia sempat mengancam lewat Ajdin Hrustic, namun tembakannya berhasil dimentahkan oleh Ochoa yang tampil sigap di bawah mistar.

Laga ini juga menjadi ajang simulasi kondisi Piala Dunia dengan adanya jeda minum (drinks break) pada menit ke-32 dan ke-79, serta kuota pergantian pemain yang mencapai 11 pemain.

Menuju Piala Dunia 2026

Meksiko dijadwalkan akan membuka kampanye Piala Dunia mereka pada 11 Juni mendatang melawan Afrika Selatan di Mexico City. Sementara itu, Australia masih menyisakan satu laga uji coba terakhir melawan Swiss di San Diego pada 6 Juni sebelum menghadapi Turki di laga pembuka grup mereka pada 13 Juni.

“Kebobolan dari situasi bola mati sangat mengecewakan. Kami akan memperbaikinya sebelum laga melawan Swiss,” ujar Harry Souttar usai pertandingan.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *