Komisi X DPR Usul Implementasi Bertahap Instruksi Bahasa Prancis dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri).(Antara)

RENCANA Presiden Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan pembelajaran bahasa Prancis ke dalam seluruh jenjang pendidikan di Indonesia mendapatkan sorotan dari Komisi X DPR RI. Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, menyarankan agar kebijakan tersebut dijalankan secara bertahap guna memastikan kesiapan di lapangan.

Menurut Lalu, apabila pemerintah belum mampu menerapkan kebijakan ini secara serentak, ada opsi strategis yang bisa diambil. “Jika saat ini kesiapan pemerintah belum menyeluruh, pembelajaran bahasa Prancis itu bisa menjadi mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah tertentu,” ujarnya.

Prioritaskan Perencanaan Pendidikan yang Matang

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5), Lalu menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi generasi muda. “Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting,” kata Lalu.

Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini memerlukan koordinasi teknis yang detail. Oleh karena itu, Komisi X meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memberikan penjelasan komprehensif mengenai peta jalan rencana Presiden tersebut.

Lalu menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan pendidikan harus berpijak pada fondasi yang kuat, mencakup kebutuhan nasional, kesiapan kurikulum, kompetensi tenaga pendidik, serta dampak nyata bagi siswa. Ia berharap implementasi kebijakan ini benar-benar terencana dengan baik.

“Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang,” kata dia.

Latar Belakang Instruksi Presiden

Wacana ini bermula dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mempererat hubungan bilateral di sektor pendidikan antara Indonesia dan Prancis. Arahan tersebut disampaikan saat Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5).

Presiden Prabowo memandang bahwa langkah ini sangat strategis untuk membekali generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

“Di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” ujar Presiden Prabowo dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis (28/5). (Ant/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *