IHSG Hari Ini Diprediksi Berfluktuasi, Cek Sentimen Global dan Domestik
ilustrasi(Antara)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026, dibuka menguat, meski diprediksi akan bergerak variatif (mixed) sepanjang hari. Pergerakan indeks saat ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik terkait kebijakan pemerintah dan dinamika geopolitik global.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa secara teknikal IHSG memiliki rentang pergerakan di kisaran 6.000 hingga 6.250 untuk pekan ini. Menurutnya, ada beberapa faktor internal yang menjadi perhatian utama para investor di tanah air.

“Pelaku pasar diperkirakan akan mengantisipasi rebalancing indeks MSCI pada akhir Mei ini. Hal ini terjadi di tengah pekan perdagangan yang relatif pendek,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Senin (25/5).

Selain faktor rebalancing, sikap hati-hati investor juga dipicu oleh ketidakjelasan implementasi sejumlah kebijakan baru pemerintah. Kondisi ini membuat pasar cenderung menunggu kepastian sebelum mengambil langkah ekspansif lebih lanjut.

Dinamika Global: Era Baru The Fed dan Isu Selat Hormuz

Dari panggung internasional, perhatian pasar tertuju pada pergantian kepemimpinan di bank sentral Amerika Serikat. Kevin Warsh resmi dilantik sebagai Chairman The Fed pada Jumat (22/5), menggantikan Jerome Powell. Transisi kepemimpinan ini menjadi fokus utama karena akan menentukan arah kebijakan moneter AS ke depan.

Di sisi lain, tensi geopolitik di Timur Tengah memberikan sinyal yang beragam. Presiden AS Donald Trump mengklaim adanya kesepakatan yang tengah disusun untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, klaim tersebut dibantah oleh otoritas Iran. Media pemerintah Iran justru melaporkan bahwa puluhan kapal telah melintasi selat tersebut di bawah pengawasan ketat militer mereka.

Perkembangan negosiasi AS-Iran ini sangat krusial bagi pasar modal karena berdampak langsung pada fluktuasi harga minyak mentah dunia dan stabilitas ekonomi global.

Data Ekonomi AS yang Dicermati Pekan Ini:

  • PCE Price Index (Indikator Inflasi)
  • Durable Goods Orders
  • Estimasi kedua PDB Kuartal I-2026

Performa Bursa Global dan Regional

Sebelumnya, bursa saham global menunjukkan tren positif pada penutupan pekan lalu (22/5). Di Eropa, indeks Euro Stoxx 50 naik 0,99%, FTSE 100 Inggris menguat 0,22%, DAX Jerman melaju 1,15%, dan CAC 40 Prancis tumbuh 0,37%.

Kondisi serupa terjadi di Wall Street, di mana Dow Jones Industrial Average menguat 0,58%, S&P 500 naik 0,37%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,42%. (Ant/E-3)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *