Calon Pengantin di Pati Kabur Jelang Akad, Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Lelaki Lain
Calon pengantin wanita yang lari Jelang pernikahan ditemukan di sebuah hotel di Kabupaten Jepara bersama lelaki lain.(Ist)

CALON pengantin wanita di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati yang kabur bersama lelaki lain jelang akad nikah, berhasil ditemukan di sebuah hotel di Kabupaten Jepara Sabtu (23/5) pagi, dua sejoli akhirnya digelandang kepolisian dan diperiksa untuk mengungkap kasus ini.

Pemantauan Media Indonesia Sabtu (23/5) srorang perempuan remaja NAS (19) warga Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati dan seorang lelaki DF (18) keduanya mengenakan kaos warna hitam tampak dengan wajah kuyu dan selalu tertunduk saat diperiksa petugas Polresta Pati.

Remaja perempuan NAS hanya bisa pasrah ketika digiring petugas setelah ditemukan di sebuah kabar hotel di Kabupaten Jepara, setelah berhari-hari dicari karena tiba-tiba menghilang menjelang pernikahan dengan seorang lelaki Salim (33), bahkan yang mengejutkan adanya kabar bahwa calon pengantin wanita tersebut lari bersama seorang kekasihnya.

“Betul, kami tangkap tadi pagi di sebuah kabar hotel di Kabupaten Jepara, kini keduanya sedang dimintai keterangan sebelum dikembalikan ke keluarga,” kata Kepala Polsek Telogowungu, Pati  AKP Mujahid Sabtu (23/5).

Menurut Mujahid pencarian terhadap NAS (19) bersama seorang remaja diduga kekasihnya DF (18), setelah kepolisian mendapatkan laporan dari keluarga telah kehilangan seorang anak perempuan beberapa jam menjelang akad nikah, sehingga petugas Polsek Tlogowungu, Tim Resmob Polresta Pati diturunkan untuk melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan dengan menelusuri dari tempat menghilang di kamar pengantin, lanjut Mujahid, kemudian bergerak ke lokasi lainnya, hingga akhirnya keberadaan dapat terendus di daerah Jepara, sehingga setelah berkoordinasi dengan Polres Jepara keduanya dapat ditemukan di sebuah hotel.

Ketika berada di depan hotel, demikian Mujahid, polisi menemukan sepeda motor metik milik remaha laki-laki DF yang diduga digunakan untuk lari dari pernikahan, sehingga kemudian keduanya ditemukan di dalam sebuah kamar hotel tersebut. “Saat pintu diketuk wanita yang membuka pintu, sedangkan laki-lakinya masih tidur kemudian dibangunkan petugas,” imbuhnya.

Lari Jelang Nikah

Sementara itu orang tua perempuan NAS mengatakan peristiwa itu berawal ketika beberapa bulan lalu, anak gadisnya mendapatkan lamaran dari keluarga Salim, jejaka sudah cukup berumur yang berasal di kecamatan yang sama, setelah sebelumnya keduanya yakni Salim dan NAS telah cukup laba berkenalan dan berpacaran.

Bahkan setelah lamaran itu, lanjut perempuan yang enggan disebutkan namanya, NAS dan Salim memasuki jenjang pertunangan hingga beberapa bulan situasi tetap damai tidak terjadi persoalan, bahkan setelah dilakukan rembukan antar keluarga termasuk kedua calon ditentukan hari pernikahan.

“Anak saya NAS bahkan sehari sebelum pernikahan sempat ditanya keluarga lelaki mengatakan sudah mantab menikah dengan Salim,” ujarnya.

Pihak keluargapun mulai menyiapkan kebutuhan prosesi pernikahan, ungkapnya, termasuk administrasi ke KUA setempat hingga ditentukan hari pelaksanaan, namun tiba-tiba sekitar pukul 03.00 WIB, calon membelai wanita menghilang hingga membuat keluarga dan tetangga gempar. “Pamitnya keluar kamar mau ke belakang, tapi kemudian menghilang,” tambahnya.

Seorang tetangga mempelai perempuan, Ani mengubgkapkan pihak keluarga mempelai pria yang sudah datang untuk melaksanakan acara pernikahan juga kaget mendapati calon pengantin perempuan menghilang, bahkan sepeda motor metik besar seharga Rp40 sebagai mas kawin juga sudah dipersiapkan.

“Informasinya calon mempelai wanita itu lari dengan lelaki lain dari desa sebelah, keduanya berkenalan di tengah hubungan pertunangan sedang berlangsung,” tuturnya. (AS)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *