
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya penguatan diplomasi hijau sebagai bagian dari pembangunan nasional berkelanjutan dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan saat menerima perwakilan Green Diplomacy Network di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (20/5).
Pertemuan tersebut membahas peran generasi muda dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, termasuk penguatan kapasitas anak muda di bidang diplomasi hijau dan isu lingkungan global.
Direktur Eksekutif GDN M. Zulhamdi Suhafid mengatakan organisasinya tengah mengembangkan program pembinaan generasi muda melalui pendidikan dan praktik diplomasi hijau agar mampu berkiprah di tingkat internasional.
“Kami dari Green Diplomacy Network membuka program tentang bagaimana generasi muda hadir untuk belajar tentang diplomasi hijau,” ujar Zulhamdi usai pertemuan.
Menurut Zulhamdi, Wapres mendukung berbagai inisiatif anak muda yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Beliau (Wapres) menyampaikan bahwa akan mensupport (mendukung) anak-anak muda yang ingin menunjukkan kemampuannya agar kita mampu mempersiapkan dari sekarang Indonesia Emas tahun 2045,” tuturnya.
Sekretaris Direktur GDN Fathur Rahman menambahkan, Wapres juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, mulai dari hilirisasi industri hingga pengembangan energi terbarukan dan swasembada pangan.
“Bapak Wakil Presiden tadi menyampaikan bahwa kita semua, sebagai anak muda juga harus mendorong program dari pemerintah, di mana terfokusnya di bidang hilirisasi, terutama di bidang swasembada pangan dan juga energi terbarukan,” kata Fathur.
Ia berharap sinergi antara GDN dan pemerintah dapat diperkuat melalui kolaborasi yang lebih komprehensif dalam pengembangan diplomasi hijau dan pemberdayaan generasi muda. “Kiranya kami melakukan semua sinergitas lebih komprehensif bagi dengan pemerintah,” pungkasnya. (Dev/P-3)
