Program Renovasi Rumah di Long Kali Kaltim Bantu Warga Hadapi Cuaca Ekstrem
Rumah warga Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang direnovasi.(TAP)

Di tengah kondisi iklim yang cenderung basah sepanjang tahun 2025, sebagian warga Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, harus menghadapi tantangan berat. Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan memprihatinkan, sehingga kebutuhan akan hunian yang aman, sehat, dan layak menjadi semakin mendesak.

Bagi warga terdampak, kerusakan rumah bukan sekadar persoalan fisik bangunan, melainkan juga hilangnya rasa aman. Kekhawatiran akan atap bocor saat hujan hingga fasilitas sanitasi yang tidak memadai menjadi beban harian di tengah keterbatasan ekonomi dan cuaca ekstrem.

Merespons kondisi tersebut, PT Muaratoyu Subur Lestari, salah satu anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), menyalurkan bantuan melalui Program Renovasi dan Sanitasi (Pondasi). Program ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan TAP Untuk Negeri.

Eko (50), salah satu warga penerima manfaat di sekitar wilayah operasional perusahaan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan hunian yang ia terima. Sebelum direnovasi, rumahnya sering tergenang air saat hujan turun.

“Sebelumnya kondisi rumah kami memang sudah banyak bagian yang perlu diperbaiki, terutama kamar mandi, dinding rumah, dan dapur. Pas lagi hujan, akan banyak bocor dan tergenang. Setelah direnovasi, perubahan yang kami rasakan sangat besar. Kamar mandi sekarang jadi lebih bersih dan layak dipakai,” tutur Eko.

Fokus Utama Program Pondasi:

  • Renovasi fasilitas fisik rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem.
  • Pembangunan dan perbaikan sistem sanitasi untuk lingkungan sehat.
  • Penyediaan hunian layak guna membangun kembali optimisme masyarakat.
  • Kolaborasi aktif dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Inisiatif Pondasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam poin “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.” Selain itu, langkah TAP Untuk Negeri ini mendukung program strategis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah tidak hanya mencakup pembangunan unit baru, tetapi juga peningkatan kualitas rumah yang sudah ada agar layak huni.

“Program tiga juta rumah, baik yang dibangun maupun direnovasi, kami tetap berusaha. Kita diminta Pak Prabowo untuk tetap optimis dengan situasi yang ada,” ujar Maruarar Sirait. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan hunian rakyat.

Dampak Nyata bagi Masyarakat Desa

Melalui Pondasi, TAP Untuk Negeri berkomitmen untuk selalu hadir lebih dekat dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan di desa.

Bagi PT Triputra Agro Persada Tbk, pembangunan berkelanjutan harus menghadirkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari desa-desa yang jauh dari pusat kota, harapan akan kehidupan yang lebih baik terus dibangun melalui langkah nyata yang memberikan arti besar bagi kesejahteraan warga. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *