
PETENIS nomor satu dunia, Jannik Sinner, kini hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk melengkapi gelar career Golden Masters. Kepastian ini didapat setelah Sinner menundukkan Daniil Medvedev demi mengamankan tiket ke babak final Italia Terbuka pertamanya.
Pertandingan babak semifinal ini sempat ditangguhkan pada hari Jumat akibat diguyur hujan, tepat ketika Sinner memimpin 4-2 di set penentuan. Saat laga dilanjutkan pada hari Sabtu, petenis tuan rumah tersebut hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengunci kemenangan dengan skor akhir 6-2, 5-7, dan 6-4.
Sinner sempat gagal memanfaatkan dua match point saat Medvedev memegang servis dalam kedudukan 5-3 di set ketiga. Kendati demikian, ia berhasil memaksimalkan giliran servisnya di gim berikutnya untuk menyudahi perlawanan sang rival.
Kemenangan ini membawa Sinner berpeluang menyamai rekor Novak Djokovic sebagai pria kedua dalam sejarah yang mampu memenangkan seluruh sembilan gelar Masters 1000, level tertinggi dalam turnamen tenis di bawah Grand Slam. Hasil ini juga memperpanjang rekor kemenangan Sinner di ajang ATP Masters 1000 menjadi 33 kemenangan.
Di babak final, Sinner akan menantang Casper Ruud. Petenis asal Norwegia tersebut melenggang ke partai puncak setelah menang mudah atas wakil tuan rumah peringkat 20 dunia, Luciano Darderi, dengan skor telak 6-1, 6-1.
“Ini adalah semifinal ke-10 saya di turnamen Masters 1000 dan ini merupakan yang pertama baginya, jadi Anda mencoba memanfaatkan pengalaman itu untuk keuntungan Anda dan saya pikir saya melakukannya dengan baik,” kata Ruud usai kemenangannya.
“Dia mungkin sedikit stres, sedikit gugup menghadapi momen ini, tetapi saya mencoba untuk tetap fokus dan berada dalam visi terowongan saya sendiri.”
Sebelum laga dihentikan hujan pada hari Jumat, Sinner sempat memperlihatkan daya juang yang luar biasa di tengah kendala fisik. Ia berulang kali bersandar pada raketnya untuk menopang tubuh dan harus menerima perawatan pada paha dalam sesi medical timeout di set ketiga.
Sinner awalnya diprediksi akan menang mudah setelah merebut keunggulan 4-0 di set pertama. Namun, Medvedev tetap tenang dan memanfaatkan penurunan stamina serta kualitas permainan Sinner untuk memimpin 3-0 di set kedua.
Sinner sempat membalas mematahkan servis Medvedev, namun petenis Rusia itu terus memberikan tekanan kuat. Medvedev akhirnya berhasil merebut set kedua sekaligus menjadi set pertama yang gagal dimenangkan Sinner di sepanjang turnamen tahun ini.
Momentum berbalik saat Sinner berhasil mematahkan servis Medvedev di set ketiga untuk memimpin 4-2 sebelum hujan menghentikan laga. Sinner yang kembali dalam kondisi lebih bugar pada hari Sabtu akhirnya sukses menuntaskan pertandingan dengan kemenangan. (BBC/Z-2)
