BMKG Jambi Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem, 8 Kecamatan di Bungo masih Terdampak Banjir
Ilustrasi, banjir di Bungo, Jambi akibat cuaca ekstrem.(Dok. Metro Tv)

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Thaha Jambi mengeluarkan peringatan dini cuaca Jambi, terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Jambi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Forecaster On Duty BMKG Jambi, M. Randy Herdyansyansyah HB, menyatakan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jambi masih menunjukkan kondisi signifikan dalam beberapa hari ke depan.

“BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari,” ujar Randy dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).

Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

Berdasarkan rilis data prakiraan cuaca BMKG, potensi cuaca ekstrem ini diprediksi mencakup hampir sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi, meliputi:

  • Kabupaten Merangin
  • Kabupaten Batang Hari
  • Kabupaten Muaro Jambi
  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  • Kabupaten Bungo
  • Kabupaten Tebo

Potensi ini juga diperkirakan dapat meluas hingga ke wilayah Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Sarolangun, hingga Kota Jambi. Khusus untuk wilayah Kabupaten Bungo, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi masih akan terjadi pada siang, sore, hingga malam hari.

Kondisi Banjir di Kabupaten Bungo

Seiring dengan peringatan cuaca ekstrem tersebut, Polres Bungo melaporkan bahwa penanganan banjir di sejumlah wilayah masih menjadi prioritas utama. Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang Juli Mandala, menyebutkan bahwa meski debit air di beberapa titik mulai surut, pemantauan intensif tetap dilakukan karena masih ada rumah warga yang terendam.

“Personel masih disiagakan untuk membantu masyarakat terdampak, baik melalui patroli, pemberian imbauan, maupun pertolongan langsung di lapangan,” kata Iptu Bambang.

Hingga saat ini, tercatat ada delapan kecamatan di Kabupaten Bungo yang masih terdampak banjir, yaitu:

  1. Kecamatan Tanah Tumbuh
  2. Kecamatan Tanah Sepenggal
  3. Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas
  4. Kecamatan Rantau Pandan
  5. Kecamatan Muko-Muko
  6. Kecamatan Muara Bungo
  7. Kecamatan Bathin II Babeko
  8. Wilayah Polsek Pelayang

Polres Bungo mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan genangan untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang diprediksi masih akan berlanjut.

Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta mempercepat proses penanganan pascabanjir bagi warga terdampak. (Ant/H-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *