
DI tengah terbatasnya kuota Haji Khusus nasional tahun 2026, PT Asia Utama Wisata (Asiatour) memberangkatkan dua bus rombongan jemaah menuju Tanah Suci pada Jumat (15/5) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pelepasan jemaah dilakukan di Lounge Anara Hotel, Bandara Soekarno-Hatta, dan dihadiri manajemen perusahaan, keluarga jemaah, serta tim pendamping ibadah dan kesehatan.
Pimpinan PT Asia Utama Wisata, Nurbethi Lubis, mengatakan keberangkatan tersebut menjadi bagian dari penyerapan kuota resmi haji Indonesia tahun ini yang mencapai 221 ribu jemaah.
Menurut dia, pemberangkatan dua bus jemaah tersebut menjadi perhatian karena kuota Haji Khusus nasional tahun ini hanya sebanyak 17.680 orang.
“Di tengah terbatasnya kuota Haji Khusus nasional, keberangkatan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyelenggara haji khusus,” ujar Nurbethi dalam keterangannya, Jumat (15/5).
Ia menambahkan, perusahaan juga menempatkan aspek kesehatan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, terutama bagi jemaah lanjut usia yang rentan terhadap perubahan cuaca dan kondisi fisik selama di Arab Saudi.
Untuk mendukung hal tersebut, Asiatour menyertakan pembimbing ibadah Ustaz Ahmad Bastari M. Noor (Lc), serta dokter spesialis paru Andika Chandra Putra, (Sp.P), dalam rombongan jemaah.
“Pelibatan dokter spesialis paru dilakukan untuk mengantisipasi tantangan kesehatan jemaah di Tanah Suci, khususnya bagi lansia,” katanya.
Selain pemberangkatan jemaah, Asiatour juga mengungkapkan telah ditunjuk sebagai salah satu dari tujuh pemegang user sistem resmi di Indonesia untuk mendukung operasional Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (Asphirasi).
Dalam mandat tersebut, perusahaan bertugas mengawal proses teknis anggota PIHK, mulai dari sinkronisasi data, pengurusan visa, hingga operasional di Arab Saudi. (Z-10)
