
PELATIH Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya akan terus memberikan tekanan maksimal kepada Arsenal dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Meski jadwal pertandingan sangat padat dan memaksa adanya rotasi besar-besaran, The Citizens berkomitmen untuk tetap berada di jalur kemenangan hingga pekan terakhir.
Kemenangan telak 3-0 atas Crystal Palace pada Kamis (14/5) dini hari WIB telah memangkas jarak City dengan Arsenal menjadi hanya dua poin. Namun, dengan hanya dua pertandingan tersisa bagi kedua tim, Guardiola menyadari bahwa kendali penuh saat ini berada di tangan skuad asuhan Mikel Arteta.
“Semuanya bergantung pada mereka (Arsenal). Jika mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dilakukan, tidak ada lagi yang perlu dibicarakan,” ujar Guardiola sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Kamis (15/5).
Faktor Kelelahan dan Strategi Rotasi
Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama Guardiola menjelang akhir musim yang krusial. Jadwal yang sangat rapat memaksa pelatih asal Spanyol tersebut melakukan enam perubahan dalam starting line-up saat melawan Palace, termasuk mengistirahatkan mesin gol Erling Haaland selama 90 menit penuh.
Guardiola mengakui bahwa skuadnya dilanda kelelahan hebat.
“Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga. Dua pertandingan terakhir akan berjalan sulit,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya pemulihan cepat, terutama dengan adanya agenda Final Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5) mendatang.
| Kompetisi | Lawan | Lokasi/Status |
|---|---|---|
| Final Piala FA | Chelsea | Stadion Wembley, London |
| Liga Primer Inggris | Bournemouth | Laga Penentu |
| Liga Primer Inggris | Aston Villa | Laga Penentu |
Waspadai Ancaman Bournemouth dan Aston Villa
Setelah partai final di London, City harus segera mengalihkan fokus kembali ke liga untuk menghadapi Bournemouth dan Aston Villa. Guardiola secara khusus menyoroti kualitas Aston Villa di bawah arahan Unai Emery yang dinilai bisa menjadi batu sandungan serius.
“Saya memiliki kepercayaan penuh pada seluruh skuad,” tegas mantan pelatih Barcelona tersebut. Ia berjanji timnya akan berupaya tampil maksimal, baik secara fisik maupun mental, demi menyapu bersih kemenangan di semua kompetisi yang tersisa, sembari berharap Arsenal terpeleset di sisa laga mereka. (Ant/Z-1)
Manchester City saat ini mengoleksi selisih poin yang sangat tipis dengan Arsenal. Setiap hasil imbang atau kekalahan di dua laga sisa akan secara otomatis menutup peluang mereka mempertahankan gelar juara jika Arsenal menyapu bersih poin.
