Kampanye Kaum Adem Jadi Strategi Industri Air Minum Jaga Kualitas dan Rebut Generasi Muda
Marketing Director Aqua, Adisti Nirmala.(Dok.Istimewa)

PERSAINGAN industri air minum dalam kemasan (AMDK) kini tidak lagi hanya soal rasa dan distribusi produk. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan fisik, kualitas konsumsi, hingga keseimbangan mental, pelaku industri mulai mengubah pendekatan bisnis mereka menjadi lebih menyeluruh, mulai dari pengelolaan sumber air hingga membangun kedekatan emosional dengan konsumen.

Strategi itu kini dijalankan melalui kampanye Kaum Adem yang menyasar generasi muda. Kampanye tersebut tidak hanya berbicara tentang pentingnya hidrasi, tetapi juga mencoba mengaitkan konsumsi air minum dengan gaya hidup yang lebih seimbang di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis.

Marketing Director Aqua, Adisti Nirmala, mengatakan kualitas produk tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber air dan keberlanjutan lingkungan yang menjaganya.

“Kami percaya kualitas produk tidak terlepas dari kualitas sumbernya. Karena itu, komitmen kami tidak hanya menghadirkan air minum berkualitas, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekosistem air yang menjadi fondasinya,” ujar Adisti.

Melalui kampanye Kaum Adem, perusahaan berupaya menghubungkan kualitas air minum dengan kebutuhan generasi muda yang kini semakin peduli terhadap kesehatan tubuh dan ketenangan diri. Pendekatan tersebut dinilai penting karena pola konsumsi masyarakat mulai berubah. Produk tidak lagi dipilih hanya berdasarkan fungsi dasar, tetapi juga pengalaman dan nilai yang ditawarkan.

IDENTITAS PRODUK

Dalam kampanye itu, konsep adem dijadikan bagian dari identitas produk. Sensasi segar yang dihasilkan dari kandungan mineral alami diposisikan sebagai pengalaman konsumsi yang dapat mendukung keseimbangan aktivitas sehari-hari.

Perusahaan menyebut air berasal dari sumber pegunungan terlindungi dengan kandungan mineral alami yang tetap terjaga. Kandungan mineral tersebut diklaim menjadi faktor utama yang menciptakan rasa segar khas produk.

Berdasarkan uji produk terhadap 3.000 konsumen di tujuh kota besar di Indonesia, sembilan dari 10 responden mengaku merasakan sensasi dingin dan segar meski air tidak didinginkan terlebih dahulu.

Namun di balik kampanye tersebut, perusahaan juga menekankan pentingnya pengelolaan kualitas secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Pengawasan kualitas dilakukan sejak perlindungan sumber air, proses produksi berbasis teknologi, hingga distribusi produk ke konsumen.

Produk diproses tanpa sentuhan tangan dan melewati pengujian ketat dengan lebih dari 650 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi. Ratusan tahapan pengujian dilakukan untuk memastikan keamanan dan konsistensi kualitas produk tetap terjaga.

ISU KEBERLANJUTAN

Di sisi lain, isu keberlanjutan sumber daya air juga menjadi perhatian utama industri AMDK. Tekanan terhadap lingkungan dan meningkatnya kebutuhan air membuat perusahaan harus menjaga sumber daya air secara berkelanjutan agar operasional tetap berjalan dalam jangka panjang.

Senior Manager Public Affairs & Sustainability Aqua, Jeffri Ricardo, mengatakan kualitas air sangat bergantung pada kondisi ekosistem di sekitarnya.

“Air yang baik tidak diciptakan secara instan, tetapi dijaga sejak dari alamnya. Upaya konservasi yang dilakukan bersama masyarakat menjadi kunci untuk memastikan kualitas air tetap konsisten dari waktu ke waktu,” kata Jeffri.

Salah satu program konservasi dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur, Klaten. Program tersebut meliputi perlindungan kawasan resapan air, penerapan pertanian berkelanjutan, hingga pelibatan masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Pendekatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sumber daya air di tengah meningkatnya tantangan lingkungan dan perubahan iklim. Bagi industri AMDK, keberlanjutan sumber air menjadi faktor utama untuk menjaga kualitas produk sekaligus keberlangsungan bisnis.

PASAR GENERASI MUDA

Melalui kampanye Kaum Adem, perusahaan juga mencoba memperkuat posisi di pasar generasi muda yang kini menjadi salah satu segmen terbesar industri konsumsi. Strategi berbasis gaya hidup dipandang lebih efektif untuk membangun kedekatan dengan konsumen dibanding sekadar promosi produk.

Kampanye ini sekaligus menunjukkan bagaimana industri AMDK mulai bergerak ke arah yang lebih kompleks. Tidak hanya menjual air minum, tetapi juga membangun narasi tentang kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan gaya hidup yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.(E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *