
DUNIA hiburan internasional dikejutkan dengan pesan provokatif yang muncul di situs resmi penyanyi Kim Petras. Dalam ruang obrolan (chatroom) yang baru diluncurkan, akun dengan nama Petras tampak menyerang rekan kolaboratornya, Nicki Minaj, dengan sebutan “perempuan monster”.
Namun, pihak perwakilan Kim Petras segera memberikan klarifikasi kepada PEOPLE bahwa sang bintang pop merupakan korban peretasan.
Insiden ini bermula pada Kamis, 30 April, saat Petras sedang mempromosikan album terbarunya yang bertajuk Detour. Dalam sebuah pesan yang beredar di ruang obrolan tersebut, tertulis keinginan untuk menghapus lagu kolaborasi mereka tahun 2023, “Alone”, dari diskografi Petras.
“Detour akan segera rilis menggeser ‘Alone’. Kita perlu menghapus lagu dengan wanita monster itu dari [diskografi] saya, bagaimana menurut kalian,” tulis pesan yang menggunakan nama Petras tersebut.
Klarifikasi Pihak Manajemen
Menanggapi kegaduhan tersebut, perwakilan Kim Petras menegaskan bahwa penyanyi pemenang Grammy tersebut tidak terlibat dalam penulisan pesan itu. Saat kejadian berlangsung, Petras dilaporkan sedang berada di Miami untuk bekerja dan belum sempat masuk ke situs pribadinya.
“Kim Petras meluncurkan fitur obrolan baru di situs webnya kemarin di mana namanya seharusnya dilindungi sebagai pengguna. Namun, pagi ini seseorang selain Kim berhasil menggunakan nama tersebut dan mengetikkan berbagai hal tanpa sepengetahuan atau persetujuannya,” ujar perwakilan tersebut.
Pihak manajemen juga mengonfirmasi fitur obrolan tersebut kini telah dinonaktifkan dan dihapus dari situs web hingga masalah keamanan tersebut terselesaikan.
Ketegangan di Masa Lalu
Meskipun pesan tersebut dinyatakan sebagai ulah peretas, publik mengaitkannya dengan ketegangan yang sempat terjadi antara kedua musisi tersebut terkait hak-hak transgender. Pada Desember lalu, Nicki Minaj sempat menuai kritik setelah mengomentari pernyataan Gubernur California Gavin Newsom mengenai perlindungan anak-anak transgender.
Minaj melalui platform X menuliskan bahwa orang dewasa seharusnya berfokus pada anak-anak yang “sehat, aman, dan bahagia”, yang kemudian dianggap oleh sebagian pihak sebagai bentuk ketidaksetujuan terhadap transisi medis pada anak-anak.
Sehari setelah komentar Minaj tersebut, Petras, yang merupakan seorang perempuan transgender dan mulai melakukan transisi medis sejak remaja, tampak memberikan respons halus di media sosial dengan menuliskan, “Anak-anak trans itu sehat, omong-omong.”
Dalam wawancara sebelumnya, Petras menekankan betapa pentingnya dukungan bagi komunitas transgender. “Saya sangat bangga bahwa saya selalu mengenal diri saya sendiri. Saya hanya merasa lelah dengan orang-orang yang mencoba memberi tahu orang lain apa yang boleh atau tidak boleh mereka lakukan dengan tubuh mereka,” tegas pelantun hits “Unholy” tersebut. (People/Z-2)
