
ASA Celtic untuk melangkah jauh di ajang Europa League berada di ujung tanduk setelah ditundukkan Celta Vigo dengan skor 1-2 di markas sendiri. Dua gol cepat Javi Rodriguez dalam kurun waktu tiga menit di babak kedua membalikkan keadaan sekaligus memberikan kekalahan ketiga secara beruntun bagi tim asuhan Martin O’Neill tersebut.
Hasil ini membuat wakil Skotlandia itu belum mengoleksi satu pun poin dari tiga pertandingan awal fase grup, setelah sebelumnya juga menelan kekalahan saat berhadapan dengan Ferencvaros dan Benfica.
Pada babak pertama, Celta Vigo tampil mendominasi penguasaan bola meski kesulitan membongkar lini pertahanan tuan rumah yang digalang rapat oleh Liam Scales dan Dane Murray. Peluang berbahaya dari tim tamu hadir menjelang turun minum melalui sepakan Ferran Jutgla yang menyisir tipis di samping gawang, serta tembakannya yang berhasil diamankan oleh kiper Celtic, Sam Johnstone.
Pendukung Celtic sempat menyuarakan protes keras menuntut hadiah penalti ketika Callum Osmand dijatuhkan oleh Javi Rueda di dekat area terlarang. Namun, tayangan ulang menunjukkan pelanggaran terjadi sedikit di luar kotak penalti, dan wasit memilih untuk tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran lalu melanjutkan pertandingan.
Meskipun minim memberikan ancaman di sepertiga akhir lapangan pada paruh pertama, Celtic langsung menggebrak begitu babak kedua berjalan satu menit. Berawal dari pergerakan Haissem Hassan yang berhasil melewati Marcos Alonso, umpan silangnya gagal dihalukan secara sempurna oleh lini belakang Celta. Bola liar langsung disambar oleh Mika Baur lewat tembakan mendatar yang menembus gawang Ionut Radu untuk membawa Celtic unggul 1-0.
Celtic nyaris menggandakan keunggulan tidak lama kemudian, namun bola sundulan Liam Scales membentur mistar gawang. Setelah momen tersebut, kendali permainan perlahan beralih ke tangan tim tamu.
Celta Vigo berhasil membalikkan kedudukan dalam waktu singkat. Pada menit ke-68, Javi Rodriguez menyambut umpan tendangan bebas akurat dengan sundulan tajam yang gagal dijangkau Johnstone untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Pelatih Celtic, Martin O’Neill, sempat melayangkan protes keras karena menilai terjadi pelanggaran terhadap Camilo Duran sebelum terciptanya gol penyama kedudukan tersebut.
Hanya berselang tiga menit, Rodriguez kembali menjadi mimpi buruk bagi publik Celtic Park. Menerima bola di luar area penalti, ia melepaskan tembakan keras terukur dari jarak 20 yard yang meluncur deras ke dalam gawang Johnstone.
Di sisa waktu pertandingan, Celta Vigo terus meningkatkan intensitas serangan dan hampir menambah keunggulan mereka, sementara Celtic tampak kesulitan keluar dari tekanan. Skor 2-1 untuk keunggulan Celta Vigo bertahan hingga laga usai.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi O’Neill dan anak asuhnya. Setelah sempat memetik kemenangan besar 7-1 atas Hearts di ajang domestik akhir pekan lalu, kekalahan di kandang sendiri ini semakin mempersulit langkah The Hoops untuk lolos ke fase gugur Liga Europa. (BBC/Z-2)
