BNPB: Total 11.202 Hektare Lahan Terbakar di Kalteng, Kalsel, dan Kalbar
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kalimantan tengah(Dok.Pemprov Kalteng)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi utama Pulau Kalimantan mencapai 11.202 hektare. Wilayah yang terdampak meliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, merinci bahwa Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar paling besar, yakni mencapai 7.938 hektare. Disusul kemudian oleh Kalimantan Selatan seluas 1.974 hektare dan Kalimantan Barat seluas 1.290 hektare.

Pengerahan Personel Darat Meningkat Empat Kali Lipat

Dalam upaya mempercepat proses pemadaman di lapangan, BNPB melakukan peningkatan signifikan pada kekuatan personel darat. Sebanyak 38.772 personel satgas darat disiagakan di tiga provinsi tersebut, jumlah yang diklaim meningkat hingga empat kali lipat dari biasanya.

Distribusi personel satgas darat tersebut meliputi:

  • Kalimantan Tengah: 16.387 personel
  • Kalimantan Barat: 14.458 personel
  • Kalimantan Selatan: 7.927 personel

Dukungan Satgas Udara dan Modifikasi Cuaca

Selain kekuatan di darat, penanganan karhutla didukung oleh 34 unit armada udara utama. Armada ini terdiri dari helikopter water bombing, pesawat patroli, serta armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penugasan armada ini bersifat fleksibel, di mana unit di satu provinsi dapat digerakkan ke wilayah lain sesuai tingkat kedaruratan.

Sebanyak 14 unit armada udara ditempatkan di Kalimantan Selatan, sementara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat masing-masing didukung oleh 10 unit armada.

BNPB juga mengintensifkan operasi udara melalui modifikasi cuaca. Sebanyak 13 sorti harian dilakukan dengan menggunakan bahan semai berupa es kering (dry ice) dan garam (NaCl). Rincian operasionalnya adalah sebagai berikut:







Provinsi Jumlah Sorti Bahan Semai
Kalimantan Tengah 9 Sorti 4.400 kg dry ice & 3.800 kg garam
Kalimantan Selatan 2 Sorti 2.000 kg garam (Fokus: Tapin, Banjar, Barito Kuala, Kotabaru)
Kalimantan Barat 2 Sorti 1.800 kg garam (Fokus: Ketapang, Kayong Utara)

Berton menambahkan, meskipun cakupan lahan terbakar di beberapa titik mulai mengecil, optimalisasi penyemaian garam tetap dilakukan, khususnya di wilayah Kalimantan Barat seperti Ketapang dan Kayong Utara yang masih minim curah hujan alami. (Ant/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *