
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi, mendatangi langsung lokasi kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Berdasarkan informasi dari media sosialnya, KDM mengungkapkan bahwa dirinya dalam perjalanan menuju Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.
“Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan seluruh warganet agar kebakaran gunung Ciremai bisa segera teratasi,” tutur KDM.
Kedatangan KDM langsung ke lokasi untuk memimpin langsung upaya pemadaman api. Api jika dibiarkan,lanjut KDM, maka akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas.
KDM pun berharap semoga semua tim bisa bekerja dengan baik dan tidak terlalu lama apinya bisa dipadamkan walaupun memadamkan api di gunung bukan persoalan mudah.
Kemudian pada video kedua, KDM meminta seluruh warga desa, khususnya warga Desa Seda, Desa Cibuntu di Kecamatan Pasawahan untuk ikut turut serta memadamkan api agar apinya tidak terus menjalar.
“Karena kalau apinya menjalar gunung terbakar maka seluruh warga akan kehilangan kehidupan mereka juga,” tutur KDM.
KDM bahkan menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Bahkan KDM pun berjanji memberikan bonus apabila api cepat terpadamkan.
“Semoga pesan ini didengar oleh para camatnya, para kepala desanya, RT, RW di kaki gunung Ciremai Kuningan,” tutur KDM.
KDM pun menitipkan pesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran ilalang untuk kepentingan pertanian dan sejenisnya di tengah-tengah udara lagi terik dan hujan masih belum turun secara merata.
Selanjutnya KDM juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, TNGC, MPA, TNI dan Polri yang sudah bersama-sama memadamkan api di Gunung Ciremai.
“Terima kasih juga kepada TNI AU yang akan mengerahkan heli untuk memadamkan api dengan water bombing,” tutur KDM.
Melalui kerja sama ini KDM berharap api di hutan Gunung Ciremai bisa segera padam.
Seperti diberitakan sebelumnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di hutan Gunung Ciremai pada Rabu malam (21/10) di Grid 15 M koordinat -6.847357, 108.432047, Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan sekitar pukul 20.44 WIB. Api yang membakar hutan Gunung Ciremai terlihat mengeluarkan asap yang membumbung tinggi di udara.
Humas Masyarakat Peduli Api (MPA) Silihwangi Majakuning, Asep, menjelaskan kebakaran hutan Gunung Ciremai yang terjadi semalam kini semakin meluas. Sebelumnya, api hanya berada di area perbatasan hutan Desa Seda, tapi sejak pukul 04.00 WIB sudah merambat ke arah barat Blok Yanggo, Desa Cibuntu, Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Beberapa penyebab kebakaran semakin menyebar, seperti tidak adanya embung penampung air dan jauhnya akses mata air dari lokasi kejadian. Selain itu angin yang kini masih bertiup kencang serta akses yang sulit dijangkau juga membuat kebakaran sulit tertangani. (UL/E-4)
