Bruno Fernandes Ungkap Penyebab Kekalahan MU: Mental Runtuh karena Gol Cepat Como
Como vs Manchester United(manutd.com)

KAPTEN Manchester United Bruno Fernandes menyoroti lemahnya kepercayaan diri dan mentalitas tim Setan Merah ketika dipermalukan Como. Kekalahan tersebut memperpanjang tren tanpa kemenangan United menjadi tujuh pertandingan.

MU dibungkam Como dengan skor 1-4 pada pekan ketiga Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10) dini hari WIB. Setan Merah sudah tertinggal pada menit kedua setelah Nico Paz mencetak gol pembuka. Gol cepat itu membuyarkan mental Fernandes dan rekan-rekannya sehingga kesulitan mengembangkan permainan dan memberikan perlawanan.

“Kami memulai pertandingan dengan buruk dan kebobolan sangat cepat. Kami tidak cukup menekan pemain yang menguasai bola, pergerakan tanpa bola juga kurang baik, dan banyak hal tidak berjalan sesuai harapan,” kata Fernandes kepada TNT Sports.

Gelandang asal Portugal itu menilai gol awal Como membuat para pemain United kehilangan keyakinan. Kondisi tersebut menyulitkan tim untuk bangkit.

“Kebobolan pada awal pertandingan membuat kami memasuki laga dengan mentalitas seolah-olah sudah kalah. Sulit keluar dari situasi itu, mencoba bermain berani, menguasai bola, dan menciptakan peluang,” ujarnya.

United harus memperbaiki sikap dan keberanian saat menghadapi tekanan lawan. Menurut Fernandes, tim akan semakin sulit keluar dari keterpurukan jika tidak mampu menunjukkan respons yang tepat di lapangan.

“Kami harus bisa melakukan itu. Jika tidak, akan sangat sulit bagi kami untuk keluar dari situasi ini,” lanjutnya.

Como tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan kelemahan pertahanan MU. Setelah Paz membuka keunggulan, Tasos Douvikas menggandakan skor. Paz kemudian mencetak gol keduanya sebelum Jacobo Ramon menambah gol keempat tuan rumah.

MU hanya mampu membalas satu gol melalui Joshua Zirkzee jelang akhir laga. Gol itu mencegah mereka menelan kekalahan selisih gol yang sama dengan rekor kekalahan terburuk MU di Liga Champions.

Selain masalah mentalitas, pendekatan pemain saat kehilangan penguasaan bola juga mendapat rapor merah. Diakui Fernandes, para pemain MU terlalu pasif sehingga Como leluasa mengatur tempo dan membangun serangan. Meski begitu, Fernandes tak mempersoalkan taktik yang diterapkan Michael Carrick.

“Hal itu menjadi urusan manajer dan staf pelatih untuk menilainya, bukan saya. Terkadang, kami harus lebih berani ketika berada di bawah tekanan, mengambil risiko dengan melakukan tekanan tinggi, dan membuat lawan tidak nyaman,” kata Fernandes.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan Youri Tielemans yang tampil bersama Fernandes di lini tengah United. Dia mengakui timnya kalah sepanjang pertandingan dan tidak menunjukkan performa yang memadai.

“Kami kalah dalam permainan hampir sepanjang pertandingan. Ini menjadi malam yang sangat mengecewakan. Anda bisa memiliki taktik yang bagus, tetapi jika usaha pemain tidak maksimal, itu tidak akan berhasil,” ujar Tielemans.

(AFP/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *