Ajang Adu Cerdas Siswa SD 'Juara Kelas Indonesia' Siap Bergulir
Ilustrasi(Dok Juara Kelas Indonesia)

SEBUAH kompetisi cerdas cermat bertajuk Juara Kelas Indonesia segera bergulir, menghadirkan kompetisi adu kecerdasan antarsiswa Sekolah Dasar (SD) kelas 5 dari seluruh Indonesia. Wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, potensi, dan semangat berkompetisi di tingkat nasional.

‎Dalam konferensi pers di Jakarta, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa ajang ini memiliki peran penting dalam upaya mengasah anak-anak baik dalam hal akademik maupun kepercayaan diri.

‎

‎”Ajang semacam ini kan punya peran membangun kepercayaan diri, kemudian membangun kemampuan komunikasi, di samping juga membangun kemampuan berpikir mereka secara kritis. Dan tentu kami harapkan yang terjadi adalah budaya anak-anak mencintai ilmu pengetahuan,” kata Fajar di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Rabu (21/10).

‎

‎Juara Kelas Indonesia mengangkat tiga pilar kompetensi utama, yaitu literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. Ketiga aspek tersebut dikemas melalui berbagai games dan challenge yang dirancang secara interaktif dan menyenangkan, dengan konsep eliminasi yang menghadirkan tantangan di setiap tahap kompetisi. Program ini akan dipandu oleh Indra Bekti sebagai host yang akan menemani peserta sepanjang rangkaian kompetisi.

‎‎

‎Kompetisi  ini diikuti oleh siswa dan siswi kelas 5 SD dari berbagai daerah di Indonesia, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Setiap sekolah mengirimkan satu tim vang terdiri dari tiga siswa sebagai perwakilan.

‎

‎Selain menguji kemampuan akademik, Juara Kelas Indonesia dirancang untuk mendorong peserta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, kepercayaan diri, serta karakter positif. Dengan demikian, kompetisi yang hadir berkat kerjasama Kemendikdasmen dengan Garuda TV itu diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang kompetitif sekaligus menyenangkan bagi para peserta.

‎

‎Fajar pun mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan kejujuran bagi murid ketika mengikuti kompetisi, karena keberhasilan tidak hanya diukur dari medali, melainkan juga kemampuan untuk terus berkembang.

‎

‎“Juara itu bukan hanya juara satu, dapat medali emas. Tapi juara itu bagaimana kita bisa mengatasi keterbatasan kita, bagaimana kita bisa terus bertumbuh,” tukasnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *