Polisi Usut Kecelakaan Beruntun yang Tewaskan Pejalan Kaki di Jakut
Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pejalan kaki di Jalan Raya Pelabuhan, Koja, Jakarta Utara pada Selasa (20/10) malam.( ANTARA/HO-Satlantas Polres Metro Jakut)

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Utara menggelar penyelidikan mendalam terkait insiden kecelakaan maut yang menewaskan seorang pejalan kaki di Jalan Raya Pelabuhan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Peristiwa berdarah tersebut dipicu oleh truk trailer yang mengalami kegagalan fungsi rem hingga menghantam angkutan kota dan tiang penerangan jalan pada Selasa (20/10) malam.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, membenarkan terjadinya kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa pejalan kaki berinisial EP di lokasi kejadian akibat menderita luka berat di bagian kepala.

“Kami masih dalam proses penyelidikan kejadian kecelakaan ini,” ujar AKP Edy Wibowo saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/10).

Kronologi Kecelakaan

Edy menjelaskan, peristiwa bermula ketika truk trailer bertangki bernomor polisi B 9084 PEA yang dikemudikan oleh MAF melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Raya Pelabuhan. Sesampainya di titik putaran balik 9A, armada berukuran besar tersebut mendadak hilang kendali dan oleng ke sisi kiri lantaran rem kendaraan diduga kuat tidak berfungsi secara optimal.

Truk yang melaju hilang kendali itu terlebih dahulu menyundul bagian belakang angkutan kota B 1624 WV yang dikemudikan oleh AS. Tak berhenti di situ, laju truk yang tak terkendali terus mengarah ke bahu jalan hingga menabrak tiang listrik penerangan jalan milik Dinas Bina Marga hingga roboh dan menimpa korban EP yang sedang berjalan di trotoar.

Akibat benturan keras tersebut, korban EP meninggal dunia secara mendadak di lokasi. Sementara pengemudi truk trailer, MAF, menderita luka memar pada bagian kaki kiri dan langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini mengakibatkan bagian depan truk trailer mengalami kerusakan ringsek berat, sedangkan armada angkot mengalami benturan parah pada bagian bemper belakang. Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kendaraan serta memeriksa sejumah saksi untuk memastikan kronologi dan penentuan status hukum sopir truk.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *