
SEORANG warga Desa Lambangkuning, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bernama Mutasan, ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di lahan miliknya pada Selasa (20/10). Korban diduga terjatuh saat berupaya memadamkan api yang membesar ketika sedang membakar sisa sampah barongan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengonfirmasi kejadian tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan. Korban awalnya berniat membersihkan lahan dengan cara membakar sampah. Namun situasi menjadi tidak terkendali.
“Informasi yang kami dapatkan bahwa korban membakar sisa sampah barongan di lahannya, tetapi api semakin membesar. Korban berusaha memadamkan kebakaran tersebut hingga terjatuh dan terbakar,” ujar Oemar Sjarief.
Oemar menambahkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah penyakit tersebut kambuh saat kejadian sehingga menyebabkan korban terjatuh, mengingat korban ditemukan sudah dalam kondisi terbakar di lokasi kejadian.
Menyikapi tragedi ini, BPBD Kabupaten Probolinggo mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih waspada saat melakukan aktivitas pembakaran sampah atau sisa tanaman. Cuaca ekstrem dan angin kencang saat ini dapat memicu api kecil merembet dengan sangat cepat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati. Jangan pernah meninggalkan api menyala tanpa pengawasan dan pastikan kondisi lingkungan aman,” tegasnya.
Ia juga mengimbau agar warga tidak memaksakan diri melakukan pemadaman secara mandiri jika api sudah mulai sulit dikendalikan. Warga diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran atau meminta bantuan warga sekitar demi keselamatan jiwa.
Pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa jenazah korban. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta memasang garis polisi di area kebakaran tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (Ant/I-2)
