
Kebakaran hebat melanda lapak barang bekas seluas 1.000 meter persegi di Kampung Karet, RT 01 RW 10, Desa Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Peristiwa yang diduga dipicu hubungan pendek arus listrik (korsleting) tersebut membakar habis tumpukan limbah plastik, papan kayu, hingga cairan thinner yang mudah terbakar.
Amukan si jago merah sempat merembet ke sejumlah lapak rongsokan di sekitarnya dan memicu kepanikan warga pemukiman setempat. Api baru berhasil dikuasai setelah satu unit mobil pemadam kebakaran bersama satu unit water tank milik Kodim 0508/Depok di bawah kendali Korem 051/Wijayakarta dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Syukur alhamdulillah, kebakaran dapat kita lokalisir sehingga tidak semakin membesar dan merambat ke pemukiman warga di Kampung Karet, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” ujar Babinsa Koramil 04/Bojong Gede, Sertu Gatot Winardi, di Bogor, Selasa (20/10/2026).
Gatot menyampaikan bahwa kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu satu jam berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, personel Babinsa, dan gotong royong warga sekitar. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran lahan rongsokan milik warga bernama Rosadi tersebut.
“Kebakaran dapat kita padamkan satu jam setelah peristiwa kebakaran terjadi, dan kita pastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelasnya.
Lakukan Pendinginan dan Imbau Kewaspadaan Cuaca Kering El Nino
Meski nyala api utama telah padam, tim gabungan terus melakukan proses pendinginan di area puing-puing guna mengantisipasi kemunculan kembali titik api akibat cuaca yang sangat terik di lokasi kejadian.
Di sela-sela penanganan, personel Babinsa Koramil 04/Bojong Gede turut memberikan edukasi taktis penanganan kebakaran serta mengimbau pemilik lapak dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca kering.
“Kita semua tentunya harus waspada dengan bahaya kebakaran, khususnya di masa El Nino saat ini, di masa cuaca sangat kering dan panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” pungkas Gatot.(H-2)
