Pengembangan dari Generasi Sebelumnya, Baterai Litium Tingkatkan Teknologi Motor Listrik
PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) melalui merek United E-Motor menghadirkan dua model motor listrik terbaru dari lini Avand, yakni SC121 Lithium dan SC122 Lithium.(Dok. PT Terang Dunia Internusa)

PENGGUNAAN baterai litium menjadi salah satu pilihan teknologi dalam pengembangan sepeda motor listrik untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Selain kapasitas baterai dan jarak tempuh, kemudahan pengisian daya serta kelengkapan fitur menjadi aspek yang diperhatikan dalam pengembangan kendaraan listrik untuk penggunaan di perkotaan.

PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) melalui merek United E-Motor menghadirkan dua model motor listrik terbaru dari lini Avand, yakni SC121 Lithium dan SC122 Lithium. Kedua model tersebut merupakan pengembangan dari generasi sebelumnya yang menggunakan baterai Sealed Lead Acid (SLA).

Pembaruan utama terletak pada penggunaan baterai litium berkapasitas 72V 26Ah. Dengan kapasitas tersebut, kedua model diklaim mampu menempuh jarak hingga 75 kilometer dalam sekali pengisian daya, dengan kecepatan maksimum mencapai 60 kilometer per jam.

Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, mengatakan penggunaan baterai litium merupakan bagian dari pengembangan produk untuk menyesuaikan teknologi kendaraan listrik dengan kebutuhan konsumen.

“Kami melihat teknologi baterai litium sebagai bagian penting dari pengembangan kendaraan listrik yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujar Henry dalam keterangan resminya.

Menurutnya, pembaruan teknologi tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan desain dan fitur fungsional yang telah menjadi bagian dari lini Avand.

“Melalui Avand SC121 Lithium dan SC122 Lithium, kami menghadirkan peningkatan teknologi dari generasi sebelumnya yang menggunakan baterai SLA, dengan tetap mempertahankan desain yang menarik dan fitur-fitur fungsional untuk mobilitas sehari-hari,” katanya.

Pengisian daya 2,5 jam

Kedua motor listrik tersebut dibekali penggerak dengan tenaga puncak 2.300 watt yang dirancang untuk mendukung perjalanan harian di lingkungan perkotaan.

Untuk pengisian daya, United E-Motor menggunakan sistem direct charging melalui sumber listrik AC 220V. Pengisian baterai dari kondisi 0% hingga 80% diklaim membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Sistem pengisian daya tersebut dilengkapi fitur auto cut-off dan cooling fan untuk mendukung proses pengisian baterai.

Selain teknologi baterai, Avand SC121 Lithium dan SC122 Lithium dilengkapi sejumlah fitur penunjang berkendara. Keduanya menggunakan rem cakram hidrolik pada roda depan dan belakang serta fitur cruise control untuk membantu mempertahankan kecepatan kendaraan secara konstan dalam kondisi tertentu.

Dari sisi kenyamanan, kedua model menyediakan area dek bawah yang lapang untuk memberikan keleluasaan posisi kaki pengendara. Tersedia pula ruang penyimpanan tambahan dan port USB Type-C untuk mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Kelengkapan lainnya mencakup panel instrumen digital LED, lampu depan full LED projector, alarm antimaling, fitur power cut-off, serta mode mundur untuk membantu pengendara melakukan manuver.

Perluas pilihan

Kehadiran kedua model tersebut menambah pilihan sepeda motor listrik United E-Motor yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Henry berharap pengembangan teknologi baterai dan kelengkapan fitur pada lini Avand dapat memberikan alternatif kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia.

“Kami berharap pembaruan ini dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen sekaligus memperkuat komitmen United E-Motor dalam menghadirkan produk yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi kendaraan listrik,” ujarnya.

Melalui Avand SC121 Lithium dan SC122 Lithium, perusahaan melanjutkan pengembangan kendaraan listrik dengan mengombinasikan teknologi baterai litium, kemudahan pengisian daya, serta fitur penunjang kenyamanan dan keamanan berkendara. (E-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *