
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengonfirmasi hujan yang terjadi di wilayah Batam dan sekitarnya belum cukup signifikan menurunkan konsentrasi kabut asap. Sampai saat ini kabut asap masih menyelimuti sebagian besar wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Addini, dalam keterangan resminya Senin menjelaskan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan bergerak dari arah tenggara hingga barat daya yang terbawa angin menuju ke barat laut hingga timur laut, sehingga berdampak hampir merata di Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga.
“Di Batam dan sekitarnya, hujan masih bersifat lokal dan sporadis, belum merata sehingga belum cukup signifikan mengurangi konsentrasi asap di udara,” katanya, Senin (19/10).
Kualitas udara di Kota Batam tercatat berada pada angka Indeks Kualitas Udara (AQI) 146, masuk dalam kategori Tidak Sehat. Konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 53 µg/m³, sekitar 3,6 kali lipat dari standar keamanan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 15 µg/m³. Sementara itu, konsentrasi partikel kasar PM10 tercatat sebesar 59 µg/m³. Suhu udara berkisar 28–32°C dengan kelembapan udara mencapai 58–85 persen.
Meski kualitas udara belum membaik, operasional penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam hingga saat ini masih berjalan aman. Jarak pandang di kawasan bandara tercatat masih di atas 3.000 meter.
Di sisi lain, kondisi cuaca berbeda terjadi di wilayah perbatasan utara Kepri. BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Natuna, Kepulauan Anambas, dan Kepulauan Tambelan. Adanya konvergensi massa udara di sekitar Laut China Selatan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
“Kami keluarkan peringatan dini: potensi hujan dengan akumulasi 20–50 milimeter per hari atau kategori sedang, yang dapat disertai petir dan angin kencang hari ini,” ujarnya.
Suhu di wilayah utara Kepri tercatat lebih sejuk, berkisar 25–29°C dengan kelembapan mencapai 71–97 persen.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan. Warga di wilayah terdampak kabut asap diimbau meminimalkan aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. Sementara masyarakat di Natuna, Anambas, dan Tambelan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepanjang hari ini. (Z-2)
