Truk Tabrak Pembatas Jalan di Cawang, Belasan Rute Trans-Jakarta Mengalami Keterlambatan
Ilustrasi: : Sejumlah calon penumpang bersiap menaiki bus Transjakarta rute 5D Cililitan-Ancol di Halte Cililitan, Jakarta.(ANTARA FOTO/Fauzan)

PT Transportasi Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kedatangan bus pada belasan rute operasionalnya akibat kemacetan parah pada Senin (19/10) pagi. Kemacetan lalu lintas tersebut dipicu oleh insiden kecelakaan sebuah truk yang menabrak Movable Concrete Barrier (MCB) di kawasan Cawang Ciliwung, Jakarta Timur.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa insiden lalu lintas di titik vital tersebut berdampak langsung pada kelancaran armada di saat jam sibuk awal pekan. Pihaknya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pengguna atas ketidaknyamanan perjalanan yang ditimbulkan.

Penumpukan arus kendaraan di lintasan Cawang tersebut berdampak pada keterlambatan armada di sejumlah koridor utama dan rute pengumpan. Rute koridor yang terdampak meliputi Koridor 7 (Kampung Rambutan – Kampung Melayu), Koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit), dan Koridor 10 (Tanjung Priok – PGC).

Selain koridor utama, keterlambatan juga meluas ke berbagai rute rintisan dan koridor penghubung. Rute-rute tersebut antara lain Rute 4K (Pulo Gadung – Kejaksaan Agung), Rute 5C (PGC 2 – Juanda), Rute 7C (Cibubur – Cawang Cililitan), Rute 7P (Pondok Kelapa – Cawang Cililitan), Rute 9A (Cililitan – Grogol 2), dan Rute 9C (Pinang Ranti – Bundaran Senayan).

Dampak kemacetan di kawasan Cawang juga menghambat armada perbatasan yang menuju Jakarta. Rute terdampak mencakup Rute B11 (Summarecon Bekasi – Cawang), Rute B21 (Bekasi Timur – Cawang), Rute B41 (Vida Bekasi – Cawang Sentral), Rute D11 (Depok – Cawang Sentral via Cibubur), Rute B51 (Cikarang – Cawang), serta Rute P11 (Blok M – Bogor).

Ayu menegaskan bahwa petugas Trans-Jakarta di lapangan terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mempercepat penguraian arus lalu lintas. Pihak manajemen mengimbau para pelanggan untuk menyesuaikan kembali estimasi waktu perjalanan atau memanfaatkan moda transportasi alternatif lain selama proses normalisasi lalu lintas.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *