
PARIS FC mengakhiri rekor enam laga tanpa kemenangan saat bersua Stade Rennais di Ligue 1 lewat kemenangan dramatis 4-3. Dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh aksi saling balas gol tersebut, tim tuan rumah sempat empat kali memimpin sebelum akhirnya mengamankan tiga poin penuh.
Meski kemenangan berpeluang membawa Stade Rennais melesat ke puncak klasemen, tim tamu justru berada di bawah tekanan hebat sejak menit awal. Gelombang serangan Paris FC memaksa kiper Brice Samba bekerja keras, termasuk melakukan penyelamatan krusial saat menepis tembakan Pablo Pagis.
Tekanan bertubi-tubi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil, memanfaatkan kelalaian lini belakang Rennais. Ludovic Blas kehilangan bola di area pertanahannya sendiri, yang kemudian dimaksimalkan oleh Maxime Lopez. Lopez melakukan gerak tipu mengelabuhi Samba sebelum menceploskan bola ke dalam gawang untuk membuka keunggulan.
Paris FC sempat kesulitan menggandakan keunggulan dan harus membayar mahal kegagalan tersebut. Rennais mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran Pierre Lees-Melou di dalam area terlarang, meski sang pemain sempat melayangkan protes keras. Esteban Lepaul yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin lewat sepakan terarah ke sudut bawah gawang.
Saat laga babak pertama tampak akan berakhir imbang, Paris FC kembali mengulur keunggulan pada detik-detik akhir sebelum turun minum. Memanfaatkan umpan silang Lassine Sinayoko, Lopez kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya masuk ke gawang usai membentur tiang.
Memasuki babak kedua, Rennais tampil jauh lebih agresif. Sebastian Szymanski sempat menggetarkan jala gawang lewat tembakan melengkung indah dari jarak 25 yard pada menit ke-51. Namun, gol tersebut batalkan setelah peninjauan VAR menemukan adanya pelanggaran terlebih dahulu dalam proses terciptanya gol.
Tekanan Rennais akhirnya membuahkan hasil saat laga menyisakan 15 menit. Musa Al-Taamari dijatuhkan di kotak penalti, dan Lepaul kembali sukses mengecoh kiper Kevin Trapp untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Kegembiraan tim tamu hanya bertahan tiga menit. Sinayoko membawa Paris FC kembali unggul lewat aksi tendangan salto spektakuler dari jarak dekat.
Drama tidak berhenti di situ. Rennais kembali mendapatkan hadiah penalti ketiganya pada menit ke-88 akibat pelanggaran handball Otavio di kotak terlarang. Lepaul kembali maju sebagai eksekutor dan mencatatkan hat-trick penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Puncak drama terjadi pada masa injury time. Sinayoko dijatuhkan di dalam kotak penalti lawan dan mendapatkan hadiah sepakan 12 pas. Sinayoko yang mengeksekusi sendiri penalti tersebut sukses mengamankan kemenangan 4-3 bagi timnya.
Tambahan tiga poin ini membawa Paris FC mengoleksi poin yang sama dengan tiga tim lain di puncak klasemen sementara Ligue 1, sementara Stade Rennais tertahan di posisi kelima dengan selisih satu poin. (Flash Score/Z-2)
