
PERTAHANAN kokoh dan kejelian memanfaatkan peluang di detik-detik akhir membawa Persita Tangerang mengamankan tiga poin penuh atas Persija Jakarta.
Bertanding pada laga pekan kelima Super League 2026/2027 di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (17/10), tim berjuluk Pendekar Cisadane itu mengunci kemenangan tipis 3-2 secara dramatis.
Sejak peluit pertama dibunyikan, duel sengit langsung tersaji melalui jual beli serangan berintensitas tinggi dari kedua kubu.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu saat laga baru berjalan lima menit. Tundukan terukur Claudio Luquinhas sukses memperdaya kiper Persija, Nadeo Argawinata, sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tertinggal cepat membuat anak-asuh Shin Tae-yong terpecut untuk tampil lebih agresif. Ancaman berbahaya sempat dilancarkan Loncar pada menit ke-14 lewat sepakan terarah, namun kiper Persita, Igor Rodrigues, sigap menepis bola.
Upaya gempuran Macan Kemayoran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17 setelah Fabio Calonego menyambar bola muntah di depan gawang lawan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Usaha kedua tim untuk menambah gol pada sisa waktu babak pertama terus menemui jalan buntu. Hingga turun minum, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Memasuki paruh kedua, Shin Tae-yong merespons dengan melakukan penyegaran besar-besaran secara bersamaan. Witan Sulaeman, Kerim Memija, dan Rayhan Hannan dimasukkan untuk menggantikan Arlyansyah Abdulmanan, Kyohei Yoshino, serta Rizky Ridho.
Dominasi serangan memang berhasil dipegang Persija, termasuk ancaman Rayhan Hannan pada menit ke-57 yang masih bisa diamankan Igor Rodrigues. Namun, Persita justru melancarkan gempuran balasan yang mematikan.
Pada menit ke-61, umpan sepak pojok Pablo Ganet disambut eksekusi keras Rayco Rodriguez yang merobek gawang Persija, mengembalikan keunggulan tuan rumah menjadi 2-1.
Pertandingan kian sengit memasuki pertengahan babak kedua. Pelanggaran Dion Markx terhadap Rayhan Hannan di area terlarang pada menit ke-68 berbuah penalti untuk Persija.
Keputusan tersebut sempat melalui pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya dikonfirmasi wasit. Alexander Jeremejeff yang bertindak sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-74 untuk mengubah kedudukan kembali imbang 2-2.
Saat Persija terus menggempur guna membalikkan keadaan, Persita justru menyengat pada masa injury time.
Menerima umpan silang matang dari Hokky Caraka, Aleksa Andrejic berhasil menyelesaikannya dengan dingin untuk mengunci kemenangan Persita 3-2 hingga pertandingan selesai. (E-4)
