Semen Padang vs PSMS Medan 1-1: Gol Late Drama Ari Maring Gagalkan Kemenangan Ayam Kinantan
Ilustrasi(Antara)

PSMS Medan gagal mengamankan poin penuh setelah ditahan imbang Semen Padang dengan skor 1-1 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10). Skuad berjuluk Ayam Kinantan itu harus rela berbagi angka akibat gol penyama kedudukan yang tercipta di detik-detik akhir laga.

Pertandingan berlangsung sengit hingga memasuki masa injury time. PSMS Medan lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-90+5 lewat tembakan Javier Siverio. Namun, kemenangan di depan mata raib setelah Semen Padang mencetak gol balasan melalui Ari Maring pada menit ke-90+14. Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Evaluasi Pelatih: Hilang Konsentrasi di Menit Akhir

Pelatih Utama PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih tim asuhannya. Ia menyoroti penurunan fokus para pemain di masa krusial sebagai penyebab utama kegagalan mempertahankan keunggulan.

“Kita sempat unggul, pada menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola,” kata Eko.

Eko menekankan pentingnya kedisiplinan mental sepanjang laga agar kesalahan serupa tidak terulang pada pertandingan mendatang.

“Kita tanamkan ke pemain harus fokus sepanjang pertandingan sampai menit terakhir. Ke depannya akan kita perbaiki untuk menghadapi PSIS Semarang,” ujarnya.

Selain masalah konsentrasi, Eko juga menyinggung jeda pertandingan yang cukup panjang sebelum terjadinya gol balasan dari lawan, yang dipicu oleh insiden medis penjaga gawang Semen Padang.

“Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir,” jelasnya.

Respon Skuad Ayam Kinantan

Kecewa dengan hasil akhir juga dirasakan oleh lini pertahanan PSMS Medan. Pemain belakang PSMS, Azis Hutagalung, mengungkapkan rasa prihatinnya meski tetap memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh elemen tim.

“Kami mengapresiasi semua teman-teman yang berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Tadi kita hampir menang, tapi inilah sepak bola, menit terakhir yang menentukan,” ujar Azis.

Azis menegaskan bahwa hasil seri ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi seluruh pemain agar mampu tampil konsisten hingga peluit akhir berbunyi.

“Pertandingan ini tentunya jadi pembelajaran bagi kami agar lebih fokus lagi dari awal sampai akhir pertandingan,” tambahnya. (Ant/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *