Real Madrid Tuntut Javier Tebas Mundur Usai Analogi Nazi Joseph Goebbels
Presiden La Liga Javier Tebas(AFP/OSCAR DEL POZO )

HUBUNGAN antara Real Madrid dan otoritas sepak bola Spanyol mencapai titik nadir. Klub raksasa La Liga tersebut secara resmi menuntut pengunduran diri segera Javier Tebas dari jabatannya sebagai Presiden La Liga sekaligus Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

Langkah ekstrem ini diambil menyusul pernyataan kontroversial Tebas yang menyamakan metode manajemen Real Madrid dengan strategi komunikasi Joseph Goebbels, menteri propaganda Nazi Jerman. Melalui pernyataan resmi di laman klub pada Jumat (16/10), manajemen Los Blancos menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi.

Analogi Goebbels yang Menyinggung

Real Madrid menilai perbandingan yang dilontarkan Tebas sangat serius dan ofensif. Meskipun Tebas sempat memberikan klarifikasi, pihak klub menyatakan bahwa penjelasan tersebut tidak mengurangi sifat pernyataan yang dianggap menjijikkan secara moral dan tidak layak secara institusional.

“Real Madrid menganggap tindakan tersebut sama sekali tidak bisa didiamkan dan sangat serius,” tulis pernyataan resmi klub.

Madrid meyakini bahwa pernyataan tersebut sengaja dilontarkan untuk mendiskreditkan institusi, manajemen klub, serta saluran resmi mereka, Real Madrid TV.

Puncak Perseteruan Kasus Negreira

Ketegangan ini bukan sekadar masalah retorika, melainkan akumulasi dari polemik panjang seputar skandal wasit “Kasus Negreira” yang melibatkan rival abadi mereka, Barcelona. Real Madrid secara terbuka menyayangkan sikap pasif yang ditunjukkan oleh La Liga dan RFEF dalam menangani kasus dugaan suap wasit tersebut.

Ketidakpuasan terhadap penanganan domestik memaksa Real Madrid mengambil langkah hukum lebih jauh dengan melaporkan masalah ini langsung kepada UEFA. Langkah ini diambil demi menjaga integritas kompetisi yang dianggap terancam oleh lambatnya respons otoritas sepak bola Spanyol.

Tuntutan Utama Real Madrid:

  • Pengunduran diri segera Javier Tebas dari Presiden La Liga dan Wakil Presiden RFEF.
  • Perombakan total sistem perwasitan di Spanyol.
  • Restrukturisasi tata kelola federasi sepak bola Spanyol.
  • Pembaruan jajaran pejabat yang bertanggung jawab selama periode Kasus Negreira berlangsung.

Tudingan Kurangnya Netralitas

Dalam rilisnya, Real Madrid menyoroti perilaku Javier Tebas yang dianggap menunjukkan kurangnya netralitas dan rasa hormat. Sebagai pemimpin institusi liga, Tebas dinilai telah kehilangan ketidakberpihakan yang seharusnya menjadi tanggung jawab utamanya.

Klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut menegaskan akan terus mempertahankan hak-hak mereka dan menjaga prestise institusi. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal penuntasan Kasus Negreira hingga tuntas sebagai bagian dari upaya membenahi ekosistem sepak bola Spanyol secara menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak La Liga maupun Javier Tebas belum memberikan tanggapan resmi terbaru terkait tuntutan pengunduran diri yang diajukan oleh Real Madrid. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *