
KRISIS air bersih melanda ribuan warga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, selama enam bulan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi kemarau panjang dan kerusakan parah pada instalasi pipa distribusi PDAM Tirta Baribis yang menyuplai wilayah Brebes bagian selatan.
Dampaknya, warga terpaksa mengantre berjam-jam setiap hari demi mendapatkan bantuan air bersih. Salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan.
Di desa ini, sumur gali yang biasanya menjadi tumpuan warga telah mengering total. Jika pun masih ada sisa air, kondisinya tidak layak konsumsi karena berbau dan mengalami perubahan warna.
Zulia, salah seorang warga Desa Taraban, mengungkapkan bahwa kesulitan air ini telah memutus harapan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, minum, mencuci, dan mandi. “Selain kemarau panjang, krisis air yang melanda desa kami ini diperparah rusaknya instalasi pipa distribusi PDAM Tirta Baribis yang menyuplai wilayah kami,” ujarnya pada Kamis (15/10).
Kondisi warga kian memprihatinkan karena beban ekonomi yang bertambah. Meski aliran air PDAM mandek dan tidak mengalir setiap hari, warga mengaku tetap harus membayar tagihan penuh yang berkisar di angka Rp115 ribu per bulan.
Keluhan Warga: Selain kesulitan akses air, warga merasa terbebani dengan kewajiban membayar tagihan PDAM secara penuh di tengah layanan yang terhenti total.
Merespons situasi tersebut, sejumlah pihak mulai menyalurkan bantuan air bersih ke titik-titik pemukiman yang terdampak. Kasi Intel Kejari Brebes, Hendrik Murbawan, yang turut terjun membantu pendistribusian air di Desa Taraban, mengakui bahwa bantuan yang ada saat ini masih jauh dari mencukupi kebutuhan harian masyarakat.
“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih,” kata Hendrik.
Saat ini, warga sangat berharap perbaikan jaringan pipa PDAM Tirta Baribis segera dirampungkan. Masyarakat mendesak adanya solusi jangka panjang dari PDAM Kabupaten Brebes agar krisis serupa tidak terus berulang setiap tahun. (I-2)
