4.000 Artefak Ditemukan Selama Pengerjaan Proyek MRT Jakarta Fase 2A
Sejumlah pekerja berusaha membersihkan terakota yang berada di proyek pembangunan jalur MRT Jakarta Fase 2 CP-203 di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (20/9).(Antara)

TIM ahli arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A menemukan lebih dari 4.000 artefak dan temuan bersejarah selama proses pembangunan jalur Bundaran Hotel Indonesia-Kota, termasuk keramik dari sejumlah negara yang menggambarkan hubungan perdagangan pada masa lalu.

“Karena kan tiap hari nambah. Setiap kali kita mengangkat cerucuk baru, papan baru dari kanal, itu kan datanya selalu bertambah. Jadi yang terakhir saya tidak tahu, tapi kalau ngomong di atas 4.000-an, ya pasti lebih,” kata Tim Ahli Arkeologi proyek MRT Jakarta Fase 2A sekaligus Anggota Tenaga Ahli Cagar Budaya Nasional Junus Satria Atmodjo usai penyerahan arkeologi dari proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Kamis (15/10).

Junus mengatakan jumlah temuan terus bertambah seiring berlangsungnya pekerjaan konstruksi. Temuan tersebut mencakup struktur saluran air terakota, cerucuk yang berkaitan dengan dinding sungai, serta artefak lepas seperti keramik.

Menurut dia, keramik yang ditemukan menunjukkan adanya hubungan perdagangan antara Indonesia dan negara lain, termasuk Jepang, China, Vietnam, Thailand, dan Kamboja.

Ia menjelaskan sekitar 200 benda pernah dibawa untuk dipamerkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang. Meski jumlahnya terbatas, koleksi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Junus mengatakan analisis dan perbandingan terhadap benda-benda tersebut dapat membantu mengungkap jalur perdagangan laut yang menghubungkan berbagai wilayah Asia pada masa lampau.

Ia menambahkan temuan arkeologi dapat membantu masyarakat memahami sejarah Indonesia melalui bukti material, sekaligus menunjukkan bahwa kawasan Nusantara telah terhubung dengan jaringan perdagangan internasional sejak masa lalu.

Sementara itu, Project Management for Construction 2 MRT Jakarta Indra Gunawan mengatakan temuan-temuan tersebut akan melalui proses kurasi sebelum ditampilkan kepada publik.

Galeri yang direncanakan berada di Stasiun Jakarta Kota itu akan menjadi ruang untuk memperkenalkan temuan bersejarah kepada pengguna MRT dan masyarakat. Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai 65,10 persen per 25 September 2026, dengan target penyelesaian segmen Bundaran HI-Harmoni pada 2027 dan segmen Harmoni-Kota pada 2029. (Ant/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *