Profil Jenderal Maruli Simanjuntak: Pernah Digendong Prabowo hingga Jadi Wakil Panglima TNI Baru
Maruli Simanjuntak(Antara)

SUKSESI kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali bergulir. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi dilantik sebagai Wakil Panglima TNI. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Tandyo, yang kini dipercaya menjabat sebagai KSAD.

Prosesi serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/10).

Prestasi Olahraga: Pernah Digendong Presiden Prabowo Subianto

Di luar karier militernya, perwira tinggi ini mencatatkan sederet prestasi impresif di cabang olahraga judo. Maruli tercatat pernah meraih medali emas kelas 70 kg serta medali perak kelas bebas pada ajang Kejuaraan Judo Pangab Cup tahun 1994.

Setahun berselang, yakni pada 1995, ia berhasil menjuarai kejuaraan judo tingkat Asia Tenggara. Momen bersejarah terjadi pada ajang tersebut, di mana Maruli menjadi satu-satunya perwira yang pernah digendong oleh Presiden Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus.

Perjalanan Karier Militer: Dari Kopassus hingga Paspampres

Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 ini menghabiskan sebagian besar masa dinasnya di satuan tempur, terutama Kopassus TNI AD dan Detasemen Tempur Cakra Kostrad. Berikut adalah rekam jejak kepemimpinan Jenderal Maruli Simanjuntak di tubuh TNI:

  • 2002: Komandan Detasemen Tempur Cakra.
  • 2005–2008: Perwira Pembantu Madya Operasi Kopassus TNI AD.
  • 2008–2009: Komandan Batalion 21 Grup 2 Kopassus TNI.
  • 2009–2010: Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus TNI AD.
  • 2010–2013: Wakil Komandan Grup 1 Kopassus TNI AD.
  • 2013–2014: Komandan Grup 2 Kopassus TNI AD.
  • 2014: Asisten Operasi Komandan Jenderal Kopassus TNI AD.
  • 2014–2016: Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) TNI. Grup A bertanggung jawab penuh atas keamanan Presiden dan keluarga inti selama 24 jam.
  • 2016–2017: Komandan Korem 074/Warastratama.
  • 2017–2018: Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Wadanpaspampres).
  • 2018: Kepala Staf Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
  • 2018–2020: Komandan Paspampres TNI.

Puncak Kepemimpinan di TNI AD

Setelah menyelesaikan tugasnya di Paspampres, pria kelahiran Bandung, 27 Februari 1970 ini dipercaya memegang sejumlah posisi pimpinan teras di lingkungan TNI Angkatan Darat:

  • Panglima Kodam IX/Udayana (2020–2022): Memimpin komando kewilayahan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
  • Panglima Kostrad (Pangkostrad): Dipercaya mengomandoi Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
  • Kepala Staf Angkatan Darat / KSAD (2023–2026): Menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AD sebelum akhirnya resmi dilantik sebagai Wakil Panglima TNI pada Oktober 2026.

(Ant/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *