Siapa Noritoshi Kamo Era Modern dan Era Meiji di Jujustu Kaisen? Berikut Profilnya
Noritoshi Kamo(Doc IMDB)

DALAM semesta Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami, nama Noritoshi Kamo merujuk pada dua individu yang berbeda namun terikat oleh garis darah dan sejarah kelam klan Kamo. Kebingungan sering terjadi di kalangan penggemar karena nama ini digunakan oleh seorang siswa di era modern dan seorang penyihir legendaris dari era Meiji.

1. Noritoshi Kamo Era Modern (Siswa Kyoto Jujutsu High)

Noritoshi Kamo yang pertama kali diperkenalkan adalah siswa kelas tiga di SMK Jujutsu Kyoto. Ia merupakan calon kepala klan Kamo yang memiliki penampilan tenang dengan mata yang sering terlihat tertutup.

  • Latar Belakang: Ia adalah anak dari hubungan gelap (selir). Namun, karena istri sah kepala klan tidak bisa melahirkan pewaris dengan teknik kutukan bawaan, Noritoshi dibawa ke keluarga utama untuk dijadikan penerus.
  • Motivasi: Seluruh tindakannya didorong oleh keinginan untuk menjadi penyihir hebat agar ibunya, yang diusir dari kediaman Kamo, memiliki tempat yang layak untuk kembali.
  • Teknik Kutukan: Blood Manipulation (Manipulasi Darah). Ia mampu mengendalikan darahnya sendiri untuk meningkatkan kemampuan fisik (Flowing Red Scale) atau menyerang musuh (Piercing Blood).
  • Status: Di era modern, ia sempat berpartisipasi dalam insiden Shibuya dan Culling Game sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur demi keselamatan keluarganya.

2. Noritoshi Kamo Era Meiji (Penyihir Paling Keji)

Sosok kedua adalah tokoh sejarah yang hidup sekitar 150 tahun lalu pada era Meiji. Ia dikenal sebagai noda hitam terbesar dalam sejarah tiga keluarga besar penyihir.

  • Identitas Asli: Noritoshi Kamo era Meiji sebenarnya adalah tubuh yang dikendalikan oleh Kenjaku, penyihir kuno yang berpindah-pindah otak.
  • Kejahatan: Ia melakukan eksperimen kejam terhadap seorang wanita yang memiliki kemampuan melahirkan anak dari roh kutukan. Eksperimen ini menghasilkan sembilan janin yang dikenal sebagai Cursed Womb: Death Paintings (termasuk Choso, Eso, dan Kechizu).
  • Reputasi: Karena kekejamannya, nama Noritoshi Kamo menjadi tabu di dunia jujutsu. Hal inilah yang membuat Noritoshi era modern sering dipandang dengan rasa kasihan atau curiga karena menyandang nama yang sama.

Perbedaan Utama Keduanya







Aspek Era Modern Era Meiji
Peran Protagonis / Siswa Antagonis (Kenjaku)
Sifat Disiplin dan Berbakti Eksperimental dan Kejam
Warisan Pewaris Klan Kamo Pencipta Death Paintings

Nama Noritoshi yang diberikan kepada siswa era modern merupakan upaya klan Kamo untuk “membersihkan” nama tersebut, namun justru menjadi beban mental bagi sang pemuda karena sejarah kelam pendahulunya. (Z-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *